Plak!!
Sebuah pukulan yang lumayan keras mendarat dipunggung Jun. Sedangkan pria itu hanya melenguh sedikit mendapat pukulan itu.
Sedangkan Resti masih menahan malu yang tidak bisa lagi diungkapkannya. Yang jelas dia sangat malu sekali.
“Kamu ini Jun. Sudah tau istri sedang sakit, kok tidak pengertian.” Ujar Ayyara. Sungguh membuat Resti kepalang malu.
Wanita paruh baya itu nampak biasa saja melihat pemandangan diatas ranjang. Ia hanya meletakkan keranjang buah diatas nakas. Tanpa merasa aneh.
Berbeda halnya dengan Resti. Wajahnya sudah semerah tomat masak. Ia terus berusaha melepaskan diri dari Jun.
“Ma,, kenapa Mama cepat sekali datangnya?” Ujar Jun yang masih tidak berkutik dari posisinya. “Aku masih belum ingin melepaskannya...” Imbuhnya.
Ternyata Jun sadar siapa yang sudah memukul punggungnya.
Apa? Dia tau tapi tetap tidak bangun?!! Pekik Resti dalam hati.
“Sudah siang. Bangunlah. Istrimu itu sudah tidak nyaman kau peluk seperti itu. Tidak kasihan, apa? Badannya kan masih lebam.” Seloroh Ayyara yang kini sedang berkacak pinggang tepat dibelakang putranya.
“Sudah, cepat bangun. Resti harus sarapan.” Perintah Ayyara kemudian
Rasanya masih malas sekali Jun melepaskan pelukannya. Tapi ia membenarkan perintah Mamanya.
Dengan malas ia melepaskan pelukannya. Membuat Resti bernafas lega walupun dengan menahan rasa malu.
Tidak menyangka kalau mertuanya akan datang sepagi ini.
Kalau dengan Yusniar mungkin dia masih tidak semalu ini. Tapi ini ibu mertuanya! Yang bersikap biasa saja pula melihat anak dan menantunya tidur berpelukan didepan matanya.
“Mama datang denngan siapa?” Tanya Jun sambil turun dari ranjang.
“Sendirian. Diantar supir. Papa sedang mengurusi perusahaan .” Jelas Ayyara.
Jun hanya mengangguk saja. Kemudian berjalan masuk kedalam kamar mandi.
Dua wanita itu tidak tau apa yang sedang dilakukan Jun dikamar mandi.
Ia berteriak tanpa suara. Meninju-ninju udara yang ada didepannya.
Sungguh, ia malu sekali dengan Mamanya. Dia berpura-pura bersikap santai dengan…
Diperistri Tuan Muda. (Season 2)
Ep76. Keluarga Tidak Akan Pernah Meninggalkanmu.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments
Edha Alvin
alhamdulillah 🤗🤗
2021-09-06
0
Selviani Trihapsani
😭😭😭😭😭😭
2021-09-05
0
♡☆¤☆♡
pada baca like😁
2021-09-05
0