Beberapa saat berada dalam pelukan Wildan membuat irama jantung Wilona terasa tak beraturan. Wilona berusaha keras untuk mengembalikan akal sehatnya.
Kenapa aku diam saja diperlakukan seperti ini oleh Wildan? Apa aku sudah tidak waras? Sadarlah, Wilona!
pikir Wilona memarahi dirinya sendiri.
"Wil, cukup. Aku...tidak berminat belajar biola," ucap Wilona berusaha membuat suaranya terdengar tegas.
Sayangnya, suara yang keluar dari mulutnya justru terdengar seperti seperti sebuah permohonan.
"Aku suka wangi rambutmu...Ilo," ucap Wildan mencium helaian rambut Wilona.
"Hari ini aku akan menghentikan pelajaran biola untukmu. Aku yakin kamu sudah memahami dengan baik bagaimana menuliskan adegannya," tutur Wildan sembari melepaskan pelukannya.
Wilona memutar badannya hendak menjauh dari Wildan. Namun tangan Wildan kembali menarik Wilona ke dalam pelukannya.
"Kalau kamu membutuhkan ide lagi untuk novelmu, jangan sungkan meminta bantuan dariku. Supaya sukses menjadi seorang novelis, kamu harus merasakan sendiri pengalamannya. Termasuk menghayati setiap adegan yang kamu tulis. Aku akan membantumu mempelajari semuanya."
"Aku tidak membutuhkan bantuanmu. A..aku akan kembali ke kamar," ucap Wilona melepaskan diri dari pelukan Wildan.
Wildan mengamati Wilona yang berjalan tergesa-gesa menuju ke kamarnya.
Wilo, kamu tidak menolakku. Itu artinya kamu menyukainya. Aku akan melanjutkan permainan ini sampai kamu benar-benar tidak bisa lepas dariku,
batin Wildan puas.
Setelah mengunci pintu, Wilona merebahkan dirinya di atas kasur. Dengan perasaan malu bercampur kesal, ia menutup wajahnya sendiri menggunakan bantal. Ia tidak mengerti kenapa dirinya selalu bagaikan orang bodoh setiap kali berhadapan dengan Wildan.
Bodoh, bodoh, bodoh! Aku tidak punya muka lagi untuk bertemu Wildan. Pasti dia menganggapku suka padanya,
pekik Wilona memukulkan bantal itu ke dahinya.
Kepalanya masih terisi penuh dengan momen sesaat, dimana punggungnya bersentuhan dengan tubuh Wildan. Bahkan lelaki itu dengan…
Terjebak Cinta Dua Kekasih
Bab 14 Main Hati
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 70 Episodes
Comments
Kanjeng Netizzen
Jangan sekali2 main hati klo udh terjebak tanggung resikonya 😂😂😂😂
2021-08-20
0
𝘋𝘦𝘯𝘢 𝘢𝘻𝘢𝘭𝘦𝘢
hati2 wildan, km nanti jatuh cintrong beneran lho. jangan main hati...
sekuntum bunga meluncur🌹🌹🌹🌹
2021-08-19
1
Rina Pane
ntar Wildan kena sendiri dengan permainannya.. hmm gmn jadinya ya.. makin penasaran
2021-08-19
1