Sebulan kemudian...
Kay, coba bicarakan sama Galang. Mau kapan dia nginap ke rumah? Bunda udah nunggu kalian dari seminggu yang lalu, tapi kalian seolah mengabaikan keinginan Bunda.
Pesan itu membuat Kayra menelan susah salivanya, bagaimana ia harus membicarakannya pada Galang? Kalau pria itu saja sedang enggan berbicara dengan keluarganya sendiri, semua bermula saat ibu dari Galang terus membahas tentang hubungan Galang dan Renata.
Ia sebagai istri Galang merasa tidak dihargai.
Untungnya Galang tak mengindahkan keinginan ibunya yang sangat tidak masuk akal. Bagaimana mungkin ada seseorang yang sangat rela diduakan?
"Udah, nggak usah diambil pusing. Nggak usah dibales juga, bicara sama bunda bikin sakit kepala."
Celetukan Galang membuat Kayra tersadar dari lamunannya, ia langsung menutup pesan yang sudah sempat Galang baca. Demi apa pun, ia tidak sadar pria itu datang.
"Mas kamu yakin?"
"Bukannya aku mau kurang ajar sama bunda, tapi bunda sendiri yang keinginannya ingin selalu dituruti. Aku nggak papa kalau bunda ingin hal lain, tapi aneh nggak sih kalau bunda nyuruh aku nikahin Renata?"
Hati Kayra berdenyut sakit membayangkannya. Hanya dengan mendengarkan cerita Galang saja membuatnya membayangkan yang tidak-tidak. Ia tidak tahu harus bagaimana.
"Kalau itu yang bunda mau kenapa bunda nikahin kamu sama aku ya?"
Pertanyaan itu tiba-tiba ia pertanyakan pada Galang, karena memang sangat aneh ketika wanita itu meminta Galang untuk menikah dengan anak yang mereka besarkan juga.
"Tuh kan kamu jadi mikir aneh-aneh," ujar Galang. "Kalaupun aku nggak nikah sama kamu, aku juga nggak akan nikah sama Renata." Galang mencoba memberi pengertian pada istrinya.
Kayra yang mendengar hal itu menghela napas panjang dan menghembuskannya, kemudian mengangguk.
"Iya sih, yang niat nikahin aku sama kamu kan kakek ya. Makanya bunda nggak berani ngelawan kakek," ujar Kayra, Galang mendekat ke arah istrinya. Kayra memejamkan matanya, merasakan benda kenyal menempel di keningnya.
"Udah ya, ngg…
Past Or Future?
Dua puluh dua
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 23 Episodes
Comments