"Cuma pemeran pengganti nggak perlu merasa jadi yang utama deh."
Ucapan Renata yang terdengar di telinga Kayra, wanita itu melirik sekilas memastikan bahwa yang berbicara adalah Renata. Kemudian, ia menghela napas.
"Kamu bicara sama aku?" tanya Kayra dengan polosnya, saat ini dirinya sedang di ruang tamu sendirian karena Galang sedang berbicara dengan Adi— ayah mertua Kayra.
"Ya lo pikir gue bicara sama setan?" ujar Renata setengah kesal, lantaran Kayra seperti meledeknya. Kayra hanya menganggap ucapan Renata sebagai angin lalu, karena jika diladeni dia akan semakin menjadi.
"Kok bisa ya ada orang yang nggak sadar jadi pemeran pengganti? Padahal udah jelas-jelas ada bukti, tetap aja ngelak," lanjutnya.
Kayra menghela napas, tidak ingin goyah dengan ucapan wanita itu. Ia tidak mau ribut dengan Galang hanya karena ucapan orang lain.
"Semirip itu lo sama Rara, tapi lo masih nggak sadar?" tanya Renata, sekali lagi mengompori Kayra. Wanita itu juga memperlihatkan sebuah pigura yang terdapat gambar Galang dan juga wanita yang bernama Rara.
Mereka pasangan yang serasi.
"Tapi tenang aja, Kay. Sekarang Galang punya lo, karena Rara sudah nggak ada di dunia ini," kata Renata dengan senyum jahatnya.
Kayra hanya bisa diam, sembari berpikir sepertinya wanita itu tahu jelas bagaimana kisah cinta Galang dan Rara itu. Juga bagaimana bisa Rara menghilang begitu saja setelah kecelakaan itu berlangsung.
Kenapa Galang tak mencari tahu penyebab kecelakaan Rara, padahal katanya dia sangat mencintai wanita itu. Tidak rela bukan jika ditinggalkan begitu saja?
"Ngomong aja apa yang mau kamu omongin, aku dengerin," kata Kayra.
Renata yang mendengar hal itu hanya diam saja, Kayra melirik ke belakang dan ternyata ada Galang dan mertuanya. Pantas saja wanita itu menjadi diam, seperti belalang yang terinjak.
"Kamu udah pulang, Renata?" tanya Adi.
"Iya, Yah. Aku sudah pulang, kebetulan ada Kayra sendirian jadi aku ajak ngobrol sebentar," kata Renata dengan tampang penuh kepura-puraan, hilang sudah…
Past Or Future?
Dua puluh Tiga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 23 Episodes
Comments