Dua bulan telah berlalu. Dinda pun semakin dekat dengan teman sekantornya terutama Ana. Bagi Dinda kini Ana sudah menjadi sahabatnya. Ya, mungkin ini terlalu cepat namun Ana adalah orang yang tepat untuk di jadikan sahabat. Ana itu orang yang jujur dan sering memberikan solusi untuk Dinda. Dinda merasa nyaman jika ada Ana.
"Din, kamu marah gak, kalau aku ngundang Agra ke sini?", tanya Ana khawatir.
Mereka berdua sedang menikmati makanan di sebuah restoran sehabis belanja mingguan.
" Emangnya ada apaan sih? Kamu masih kekeuh jodohin aku sama dia?"
"Ya masih lah... he.. he.. ", jawab Ana gembira.
" Kamu tuh ya, setiap aku tanya jawabannya selalu kalian cocoklah, emangnya gak ada alasan lain?" kata Dinda sambil makan.
"Emangnya kalau ada kamu langsung mau?" ejek Ana.
"Ya.. belum tentu juga sih, he.. he.. ", jawab Dinda.
'Hm, maaf ya Din, alasannya harus Agra sendiri yang cerita sama kamu. Gak mungkin aku mendahului Agra. Aku takut salah langkah', batin Ana.
" Hai", sapa Agra yang langsung duduk di hadapan Dinda.
Deg.
'Tenang jantung, jangan buat aku malu' batin Agra.
Agra menarik napas panjang untuk menetralkan kegugupannya. Ana tersenyum sambil menaikkan kedua alisnya pada Agra.
"Siang pak", ucap Dinda memberi salam.
" Ya, ampun Din. Kalau di luar kantor panggil Agra aja. Nggak usah sungkan", kata Ana antusias.
Dinda hanya tersenyum mendengar kata sahabatnya itu.
"Aturan dari mana itu?" tanya Agra.
Tok! Ana memukul kepala Agra dengan sebuah kertas, "Nggak usah banyak omong, ini juga lagi usaha!"
Ana geram dengan Agra yang belum juga mengungkapkan isi hatinya pada Dinda.
"Eh, kertas apa tuh?" tanya Agra penasaran melihat kertas yang di pegang oleh Ana.
"Oh ini, bagus gak? Ini contoh buat buku undangan kalian. hehehe", jawab Ana senang.
" Coba aku liat", Agra memintanya. "Wah, bagus ya".
Ana mengangguk bahagia melihat Agra yang spontan antusias melihat buku yang di bawanya. Tapi, Dinda hanya diam tak mengerti mengapa Agra tiba-tiba berubah.
Tok! Agra gantian memukul ke…
Jantung Hatiku
Bab 8. Buku Undangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments
Rini Antika
Jantung hatiku aku hadir..👋👋
2022-08-10
0
Rini Antika
Aku mau dong dibagi, aku jg gak bakalan nolak rezeki..🤭
2022-08-10
1
🍁ᴄᴎ͜͡ᵲ᭄Redblack🌅ͧ ᷤ ⃫ᷨ⃟⃤🧧🍁
Mampir lagi
2022-07-12
3