Siang itu Ana mendatangi rumah Agra. Ia ingin bertemu dengan Dinda. Ana melihat, keluarga Dinda masih berada di rumah Agra. Ia menampakan wajah cerianya agar mereka tidak curiga dengan kehadirannya. Ia pun menanyakan keberadaan Dinda kepada orang yang berada di rumah itu. Lalu, setelah tau dimana Dinda, Ana langsung naik ke atas dan berhenti di depan pintu kamar Dinda.
Tok, tok, tok, Ana mengetuk pintu. Tidak lama Dinda pun membuka pintu kamarnya. Dinda kaget melihat Ana yang datang menemuinya. Dinda habis selesai sholat dzuhur, saat itu ia masih memakai mukenanya.
"Ada apa An, siang-siang begini datang kemari?", tanya Dinda sambil melepas mukenanya dan melipatnya.
"Gini ya Din, to the point aja. Jujur aku masih kepikiran masalah semalam. Aku tuh, kecewa sama kamu Din", celetuk Ana dengan nada kesalnya.
"Maksud kamu apa An? Apa yang membuatmu kecewa?", tanya Dinda yang masih bingung.
"Kenapa sih, sampai sekarang kamu belum juga bisa menghargai kebaikan Agra? Kamu ingat, kamu membiarkannya terjatuh. Sedikitpun kamu tidak menolongnya", ucap Ana marah pada Dinda.
Dinda menjadi heran dengan sikap Ana. Dulu, aja Ana bilang ia mengerti perasaan Dinda. Tapi, sekarang ia malah menyalahkan Dinda.
"An, masalahnya pada saat itu aku..... ", belum lagi Dinda menyelesaikan perkataannya.
"Teringat Dimas? Ya kan, itu yang mau bilang kan? Yang ada kamu tuh selalu menyalahkan Agra. Kalau kamu tidak bisa mencintai Agra, setidaknya kamu bisa sedikit menghargainya dengan apa yang telah Agra berikan untuk membahagiakan kamu", Emosi Ana semakin naik.
"Tapi, memang benarkan. Ini semua berawal dari Agra yang menutupi semuanya. Sampai dia berhasil menikahi aku", Dinda mulai terpancing emosinya.
"Stop menyalahkan Agra, Din! Agra tidak pernah meminta kepada Dimas untuk mendonorkan jantungnya! Kalau bukan karena Dimas, mungkin kehidupan Agra tidak sesulit ini. Seharusnya yang patut disalahkan adalah Dimas!"
Plak!
Dinda langsung menampar Ana dengan kuat, "Berani sekali kamu menyalahkan Dimas! Ap…
Jantung Hatiku
Bab 35. Salah Dimas?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments
Rini Antika
semangat terus Kak, maaf baru bisa mampir lg..💪💪
2022-10-15
1
Rini Antika
dihari apa dihati Kak? 🤭
2022-10-15
1
Rini Antika
buka hati dan mata kamu Dinda
2022-10-15
0