Rara menggigit kuku-kukunya yang sedikit panjang, namun juga terawat.
Rara menjentikkan jari telunjuk dan ibu jarinya, kakinya melangkah menuju resepsionis. Dia berfikir lebih baik sekarang saja bertanyanya, dari pada nanti-nanti. Lagi pula nanti siapa tahu tidak ada waktu, dan sekarang mumpung sang ayah ada yang menunggu dia kesana saja, begitu pikir Rara. Tanpa sadar gadia itu mengangguk mantap sambil mengukir senyum di bibirnya yang tanpa polesan lipstik.
"Permisi, sus," Rara nengetuk meja resepsionis, sang suster jaga mendongak dan melempar senyum pada Rara kemudian berdiri meninggalkan berkas entah apa yang Rara juga tidak tahu
"Ada yang bisa di bantu?" tanya suster jaga itu dengan sopan, Rara mengangguk.
"Begini, ayah saya kan di rawat di sini," sang suster mengangguk menanggapi ucapan saudara pasien.
"Nah, kebetulan lusa ayah saya mau di operasi, dan om saya mau ngirim biaya ke rekening sini langsung, apa bisa?" tanya Rara yang di balas senyum hangat oleh sang suster jaga.
"Bisa kak, sebentar saya tulis rekening rumah sakit ini," sang suster mengambil kertas yang polos dan dia menulis beberapa angka, hati Rara ketar ketir, takut kena tipu.
'Emang boleh ya ngasih-ngasih rekening rumah kepada sembarangan orang?' tanya Rara dalam hati, telunjuknya menggaruk kepalanya bagian belakang sambil sesekali meringis membayangkan jika kena tipu se banyak itu.
Mungkin Rara lupa jika Reno menyuruh dirinya meminta nomer rekening rumah sakit tersebut berarti boleh membagi, asal dengan catatan untuk benar-benar membayar tagihan pasien.
"Ini kak nomer rekening rumah sakit ini," suster itu mendorong kertas yang atasnya bertuliskan Rumah Sakit Husada, dan di bawahnya ada alamat serta alamat email serta segala sesuatu yang menyangkut rumah sakit tersebut.
"Terima kasih, Sus," Rara mengambil dan mengucapkan terima kasih, sang suster jaga pun mengangguk menanggapi ucapan keluarga pasien.
"Hish, akhirnya," Rara memeluk kertas tersebut, sekilas dia tersenyum d…
Si Tuan Bucin
Si Bucin 28
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 179 Episodes
Comments