Ezra berjalan cepat menuju pondok, setelah mendapatkan cukup kunyit. Sesampainya di pondok dia dikejutkan dengan keadaan Zahra yang terlihat pucat dan menggigil. Bahkan tangan dan kaki wanita itu sudah keriput, begitu juga dengan kukunya sudah membiru.
"Wa... Kamu kedinginan?" Zahra hanya mengangguk lemah, menanggapi ucapan sang suami yang terlihat begitu khawatirnya.
Ezra meletakkan kunyit itu di lantai papan gubuk yang mereka tempati.
"Kamu harus ganti baju sayang!" memegang tangan sang istri yang memang terasa sangat dingin.
"Sebentar!" Ezra mengobrak abrik isi pondok itu. Berharap menemukan pakaian yang bisa dikenakan. Seketika wajah paniknya Ezra, berubah jadi sumringah. Pria itu menemukan juga pakaian di gubuk itu. Walau pakaian itu adalah pakaian dinas petani untuk kerja di sawah itu.
"Hanya ada ini. Kamu mau kan memakainya." Zahra mengangguk. Dia juga anak petani, jadi gak ada masalah buatnya memakai pakaian itu. Dia tak punya banyak tenaga lagi untuk bicara. Tubuhnya sudah menggigil, dia merasa sangat kedinginan. Apalagi angin juga masih berhembus kencang. Masuk dari pintu gubuk itu.
"Bapak mau apa?" Zahra menolak untuk disentuh sang suami. Dia memutar tubuhnya. Suaminya itu ingin membantu Zahra berganti pakaian.
"Bantu kamu sayang. Kamu itu sudah sangat kedinginan. Lihatlah tanganmu saja tak bisa kamu gerakkan. Jangan sampai kamu kena serangan hipotermia." Zahra mengangguk lemah. Yang dikatakan sang suami itu benar. Dia tak mau mati di gubuk itu.
"Pak, a--ku, aku malu!" ucapnya dengan suara terbata-bata. Raut wajah pasrah, tapi tak rela tercetak jelas. Tapi, masih saja sok jual mahal. Karena memang dia malu, apalagi mereka baru kenal dan sebelumnya Zahra menaruh dendam pada sang suami.
"Saya ini suamimu. Dan kenapa harus malu. Bukannya kita sudah pernah melihat tubuh kita satu sama lain." Ezra juga merasa jantungan saat ini. Tangannya bergetar, saat membuka kancing baju seragam sekolahnya Zahra. Entah kenapa dia jadi seperti itu. Padahal bukan kali ini di…
AKU MADU IBUKU
Tetap bersyukur
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 206 Episodes
Comments
🌺 SantiS 🌺
lanjut 🤗🤗🤗
2022-03-28
0
Rinnie Kusuma Dewi
smoga aja cpat dekat
2022-03-27
0
Kak Jum
lanjut thorr
2022-03-27
3