"Gak dengar? gak dengar yang aku bilang, hingga kamu terbengong disitu. Makanya hidup yang benar. Jangan nar Koba Mulu kamu pikirkan, mabuk mabuk an, nanton Por no, Du gem, dan lain sebagainya. Lihat dampaknya, kamu jadi oon, bodoh dan terlihat tuli. Karena selama ini yang kamu lakukan sudah merusak kinerja tubuhmu." Ujar Bimo dengan ketusnya. Masih menatap Rara penuh dengan kekesalan.
Seerrr
Darah Rara rasanya tumpah ruah mendengar umpatan suaminya itu. Lemas sudah ia dapat kata sumpah serapah itu. Tubuhnya mulai bergetar, karena menahan Isak tangis. Dugaannya benar, ini yang dia takutkan dari tadi. Suaminya itu kembali berkata kasar padanya. Memang benar yang dikatakan suaminya itu, tapi tak seharusnya kesalahan itu diungkit lagi.
"Kenapa masih bengong? cepat berkemas, ku beri waktu 10 menit." Bimo kembali mempertegas ucapannya. Ia seolah tak memperdulikan keadaan Rara yang ketakutan padanya. Saking takut dan kecewanya, Rara benar-benar tak bisa melangkahkan kakinya lagi. Dia sudah seperti Maneken, menunduk dengan air mata yang mengucur deras. Bahkan berkata-kata pun mulutnya terasa keluh.
"Ya ampun, itu si ibot kenapa? pingin dipites!" ujar Zahra geram, tapi dengan suara pelan. Ia kini sudah mengepal kuat tangannya. Ia dan sang suami sedang menguping pembicaraan Bimo dan Rara, di balik dinding kamar dekat pintu. Ya pintu kamar itu gak tertutup, ada celah selebar 10 cm. Sehingga orang yang bicara di dalam kamar bisa terdengar jelas.
"Mau ke mana kamu Halwa..?"
Ezra menarik kuat lengan sang istri, yang ingin menerobos masuk ke kamar itu. Saking kuatnya Zahra mempertahankan kedudukannya saat ditarik sang suami. Keduanya malah ambruk dan saling timpah.
"Iihh By, jangan main kekerasan dong. Lupa apa ada anak kita di sini." Keluh Zahra masih dengan suara pelan.
Ezra yang merasa bersalah dengan cepat membantu sang istri bangkit. Sebenarnya Zahra bisa bangkit sendiri. Tapi, ia ingin membuat lemah suaminya itu dengan dirinya yang terlihat terluka.
"Adek sih, mau masuk ke…
AKU MADU IBUKU
Kamu dalam pantauan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 206 Episodes
Comments
re
Next
2022-05-27
0
mommyanis
ibot kesurupan jin kebon teh dech kayakx 😂😂😂😂😂😂
2022-05-27
0
Yuto Nio
msh pinisirin
2022-05-26
0