RUA| 46

Happy Reading ❤️

Saat tengah malam kepala Raya kembali sakit, darah segar kembali keluar dari hidungnya.

Ia segera menuju kamar mandi membersihkan darah yang tak hentinya keluar, kepalanya sakit, kakinya gemetar.

Adam yang belum tidurpun mengecek kamar putrinya, tak ada Raya di ranjang. Namun terdengar suara kran air dari arah kamar mandi yang tak tertutup.

Ia melihat Raya membersihkan darah dari hidungnya dengan wajah pucat pasti, kakinya gemetar dan langsung terduduk dilantai.

Tampak Raya menangis sambil memukul kakinya, Adam segera masuk kekamar mandi dan menggendong Raya.

Kaget kedatangan Adam, Raya langsung mengubah ekspresinya menjadi tersenyum "e-ehhh papa kok disini" tanya Raya gugup.

Adam medudukan Raya di ranjang, menatap Raya dengan lambat "katakan! Apa yang kamu sembunyikan" tekan Adam dengan raut wajah yang berbeda.

"e-enggak ada kok pah"

"jangan bohong Ray, papa liat semuanya. Darah, air mata, wajah pucat dan kaki kamu kenapa" tanya Adam semakin menekan.

"R-raya it-itu anu emmmm..." semua kata katanya seakan sulit keluar, Adam menangkap wajah anak nya.

"bilang sayang, jangan bikin papa khawatir" suara Adam melembut.

Mendengar kelembutan Adam membuat Raya menangis "hiskk.... Sakit pah. Sakit banget" adu Raya.

"apanya yang sakit sayang, bilang sama papa nak" Adam mengusap rambut Raya dengan lembut, tak mampu baginya menjadi lelaki terkuat saat melihat putri kecilnya sendiri menangis.

"kepala Raya sakit pa, Raya gak kuat.... Hisk. Kaki Raya juga gak bisa gerak pa" adunya, tangis Raya semakin kencang.

"hushhh....bilang sama papa Sayang" Adam memeluk Raya.

"tumor otak" ucap Raya membuat tubuh Adam bergetar, kabut ingatan Raya semasa kecil kembali membuatnya ketakutan.

"bohongkan" tanya Adam, Raya mengeleng dengan air mata.

"gak kuat pa, gak sanggup... Sakit banget hisk"

"husttt....besok kita berobat ya, Raya kan putri terkuat papa. Pasti sembuh" Adam menyemangati walau ia sendiri ragu, karena dulu Raya sempat tak teeselamatkan.

"sekarang bobo ya, papa temen…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Venny Merliana

Venny Merliana

sedihhhhhhhhh/Sob//Sob//Sob//Sob/

2024-10-13

0

momy ida

momy ida

please jgn buat raya meninggal..... jgn bikin sad ending😭😭😭

2022-05-24

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!