Happy Reading ❤️
Dengan mata yang amat berat terbuka, Aksa berusaha bangun dari tidurnya.
Kepalanya amat pusing, namun ada yang aneh dirasakannya saat ini yakni ia hanya menggunakan boxser tanpa atasan.
Tubuhnya juga tertutup selimut putih tebal, bahkan ditengah kasur terdapat bercak merah.
"apa yang terjadi sebenarnya" Aksa memegang kepalanya mencoba mengingat sesuatu yang mampu diingat.
Bukankah tadi dia bersama Sella dikamar ini, lalu ingatannya hilang begitu saja.
"gak mungkinkah gue ngelakuin hal itu" pikir Aksa berusaha positif, namun ada juga ketakutan saat melihat bercak merah ditengah kasurnya.
Aksa keluar dari kamar menuju dapur, tapi sebelum sampai dia melihat pembantu yang biasa membersihkan apartement sedang beres beres.
"bik Inah" panggil Aksa.
"iya tuan muda" jawab bik Inah sambil menunduk pada Aksa.
"bibi ada liat siapa gitu keluar dari kamar Aksa gak? " tanya Aksa.
"ohh tadi saya liat non Sella keluar dari kamar tuan muda, tapi ya kok aneh sambil nangis gitu waktu keluar kamar tuan muda"
"beneran bik?" Aksa memastikan.
"beneran tuan muda, bibi nda bo'ong" jelas bik Inah.
Pikiran Aksa mulai menjalar dan bercabang, apa yang telah ia lakukan pada Sella.
"apa gue ngelakuin hal buruk sama Sella" batin Aksa.
"tuan muda" panggil bik Inah memecahkan lamunan Aksa.
"e-eh kenapa bik" tanya Aksa.
"nda popo, tuan muda kenapa to ngelamun"
"gak papa bik"
"yaa wes kalo ndak ada apa apa, bibi lanjut beres beres dulu ya tuan muda" pamit bik Inah.
Aksa kembali kekamarnya, mengambil ponsel dan menghubungi Sella. Mengajak gadis itu bertemu, untuk menanyakan kejadian yang tak ia ingat.
Sebenarnya Aksa amat sangat gugup, terlalu takut jika ternyata pikirinya benar adanya. Namun ia tak boleh berpikir negatif lebih dahulu, dia harus terus berpikir positif agar tak menyakiti kepalanya.
***
Disebuah caffe klasik Aksa duduk dengan ditemani caffein yang membantunya meringankan sedikit sakit kepalanya.
Ia menunggu Sella yang hampir setengah jam tak kunjung…
AKSARA
RUA| 53
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 66 Episodes
Comments