Kali ini Rio benar-benar tak bisa menahannya, tolong, dia ini lelaki normal.
Awalnya hanya sebatas mencium di bibir, tapi Rio melakukan lebih dari sekedar itu. Ia mulai meraup bibir Ara, menjelajah di seluruh rongga. Sensi, itu yang Rio dapat. Memang, sebelumnya Rio pernah melakukan ini dengan Ara. Jadi bukan pertama kalinya Rio melakukan. Terakhir, bukankah di kampus kemarin.
Ara memberi reaksi terkejut, ketika Rio mulai tidak santai menjelajah. Matanya melebar, jantungnya berpacu cepat. Ia sadar ini bukan mimpi, ini nyata adanya.
Rio terus memberi serangan, ia seperti kesetanan. Ara sendiri sadar, rasa kantuknya hilang seketika. Ara menolak awalnya, ia terus mendorong tubuh Rio agar terlepas darinya. Rio tidak memberi ruang sedikit pun untuk Ara, bahkan saat ini tangannya mencekal kedua tangan Ara untuk berhenti memukuli tubuhnya.
Rio semakin terdorong untuk melakukan lebih dari ini. Memang ada rasa kenikmatan sendiri, perasaanya menggebu-gebu tak karuan.
"Rio..." panggilnya lirih, Ara akui ia menikmati.
Awalnya berontak, takut, kaget. Sekarang Ara mulai melemah, ia sudah gelap mata sekarang. Rio puas bermain di bibir, berpindah ke leher jenjang putih Ara. Bermain di sana sungguh mengasyikan apalagi mendengar lenguhan kecil dari Ara yang mulai terbiasa.
Cekalan Rio terlepas, di gantikan menautkan jemarinya ke jemari Ara. Keduanya saling meremas, saling merengkuh. Kewarasaan mereja hilang seiringnya kenikmatan yang mereka dapatkan.
Gigitan, hisapan dari Rio meninggalkan bekas kepemilikan beberapa di leher jenjang Ara. Puas nya ketika Ara mengerang kenikmatan, membuat tersulut birahi Rio. Setelah puas di leher, mulai aktif di bibir kadang di leher.
Tangan Rio lainnya bergerlya lembut menyentuh dari atas sampai bawah tubuh Rio.
Begitu menikmati setiap sentuhan yang Rio berikan untuknya. Walau memang terasa amatiran.
---
Alarm berbunyi, membangunkan Rio yang tengah terlelap. Ia meraih ponsel yang tengah berdering sekaligus bergetar di nakas. Ia lihat jam dengan mata…
Rio & Ara
Episode 76
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 128 Episodes
Comments
Iqbal Firdauz
duh...aduh.. akhirnya g kebayang rio dapetin haknya setelah sekian lm..
ya semoga rio bisa berubah kasihan bgt sm udh diperawanin jd g baik buat mereka pisah..
semoga rio g egois2 amat perasaanya udh nyata tuh sm ara tp gengsi bgt g mau orang lain tau km udh nikah..
malu nikahnya sn ara atau ada yg lain..
sengat terus thor..
sehat selalu..
sorry maren2 rada ngegas komennya baper sih akunya. .😅
2020-09-21
2
Heti Kadarsih
ku suka thor... semoga hub Ara dan Rio membaik 💝💝💝
2020-09-21
1
Dhita Tata
lanjut
2020-09-21
1