Afina dan temannya menarik tangan Maymunah dan menyuruhnya turun dari mobil ketika mereka sudah sampai di depan kantor Polisi.
"Ayo turun! Cepat!" Teriak mereka seraya menyeret Maymunah agar mau masuk ke kantor polisi.
Dengan terpaksa, Maymunah menuruti perkataan Afina dan temannya.
Ia turun dari mobil di seret oleh Afina dan Rani, sementara Abdur Rahman, teman Sultan yang menemani mereka, terlihat turun belakangan.
"Maaf mbak, kenapa mbak menarik-narik mbak yang ini? " Tanya salah seorang polisi pada mereka berdua.
"Gadis ini sudah melukai teman kami, sekarang teman kami di rumah sakit gara-gara dia" Jawab Afina.
"Benarkah?, kalau begitu, silahkan anda ke sana untuk menulis laporannya. Kami akan bawa dia untuk kami interogasi,"
Afina segera menuruti instruksi dari Polisi itu.
Dia segera menuju meja penyidik untuk menyampaikan laporannya.
"Dia adalah pacar teman saya. Kami bertiga sedang mengadakan acara makan siang bersama di villa teman saya ini. Setelah makan siang, mereka berdua masuk kamar, sementara kami berempat dia ruang tamu.
Beberapa menit kemudian kami mendengar suara ribut dari dalam kamar. Setelah itu kami mencoba melihat mereka ke kamar mereka. Setelah itu kami melihat gadis itu memukul teman kami dengan kaca, hingga kacahnya pecah dan teman kami terluka parah. "
Tutur Afina saat ditanya penyidik. Dia berbohong mengaku melihat Maymunah memukul Sultan.
Setelah selesai menanyai Afina dan temannya, Polisi itu mulai menanyai Maymunah yang duduk sambil terisak.
" Kami sudah menerima laporan dari teman-temanmu, sekarang giliran kamu yang harus menjelaskan menurut versimu." Ujar penyidik pada Maymunah.
Maymunah segera menerangkan semua yang terjadi di mulai dari awal dia datang ke Puncak untuk bekerja sebagai juru masak.
"Jadi kalian tidak berpacaran ?" Tanya penyidik itu, lagi.
"Iya, pak. Demi Allah saya gak pacaran, mereka yang menjebak saya, dan saya juga tak sengaja melukai orang itu. Saya hanya mendorong dia secara refleks untuk melindungi diri saya da…
Terjebak Kawin Kontrak dengan Tuan Muda Arab
Dipenjara?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 64 Episodes
Comments
mamae zaedan
masih bisa mencerahakN syareat islam di penjara,,salut thor
2023-03-26
1
Nurafni Zalfaalituhayu
emnag kadang orang yg mau berbuat baik pastilah banyak cobaanya yg di katakan sok alim Dll ....semangat mae
2022-12-15
1
Nur hikmah
sabar mae
2022-03-11
1