Setelah kemarin gagal mengunjungi Panti, hari ini Zahra memutuskan untuk mendatangi tempat dimana ia dibesarkan itu.
Kedatangan Zahra disambut hangat oleh Bu Nurma yang masih nampak sehat diusianya yang semakin menua.
Mereka pun berbincang hangat sembari menyesap teh hijau dihalaman belakang Panti.
Tak banyak anak-anak panti yang dikenali Zahra sekarang, karena hampir semua anak panti yang dulu besar bersamanya, sudah memiliki hidup masing-masing. Ada yang diadopsi orang lain dan ada pula yang sudah keluar dari Panti karena telah merasa dewasa dan ingin hidup mandiri.
Salah satu anak yang mandiri itu adalah Dito, bocah lelaki yang dulu sering menggoda Zahra dan Ken, pastinya dia juga telah dewasa sekarang.
Menurut cerita Bu Nurma, Dito sudah bekerja di pabrik kertas sebagai mandor produksi. Hal itu membuatnya memutuskan untuk meninggalkan Panti, s
Selain tak mau membebani Panti, Dito juga merasa sudah mandiri dan bisa membiayai hidupnya sendiri. Dito juga sering memberikan sebagian rezekinya untuk dibagikan pada anak-anak Panti.
Satu-satunya anak yang masih tinggal di panti adalah Cira, yang kini sudah beranjak menjadi gadis remaja berumur 16 tahun. Cira tergolong gadis yang introvert dan Zahra merasa Cira sama seperti dirinya dimasa lalu.
"Cira ... masih ingat dengan Kakak, gak?" Zahra menyapa Cira, remaja itu menoleh lalu menggeleng pelan kearah Zahra.
Dulu Cira adalah anak terkecil diantara anak-anak panti lainnya, dia sudah dirawat dari bayi sejak ditemukan dipekarangan panti. Nasibnya hampir sama dengan Zahra yang mengalami nasib serupa. Sedikit banyak, Zahra tahu perasaan Cira yang akhirnya menutup diri terhadap banyak orang dan tidak mau diadopsi.
"Cira, nama Kakak, Zahra. Kakak dulu juga tinggal dipanti ini saat Cira masih kecil. Cira biasa memanggil Kakak dengan panggilan 'Kak Hana', ingat tidak?" Zahra tersenyum lembut pada Cira yang masih tampak pendiam sejak dulu.
Remaja perempuan itupun tampak berpikir keras, sesekali dahinya mengerut dan semenit beriku…
Cinta Terbalut Nista
Undangan makan malam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 128 Episodes
Comments
Shafa
bagus thor tulisanmu. bahasanya lugas, alurnya bagus. bacanya juga enak. tapi kok masih dikit yg baca ya. padahal sebagus ini cerita dan bahasanya
2022-12-31
2
Mah Arga
Zahra nolak Frans karena suka sma Kendra kayanya
2022-07-02
1
Chyntia Rizky 🖋️
sabar ya readers, dari tengah hari tadi udah up tapi blm lulus review juga... gak tahu kenapa🙏🙏🙏🙏
2022-03-08
1