Pagi - pagi sekali, Ken langsung menuruni tangga rumah dengan cepat, menuju dapur--dimana sang Mama masih tampak sibuk menyiapkan sarapan pagi mereka hari ini, dibantu oleh Mbak Warsih.
"Ma, aku mau bicara."
"Tunggu Ken, sebentar lagi ini selesai."
Ken beralih menatap ke Mbak Warsih, sang ART. "Mbak, tolong gantikan Mama..." kata Ken pelan, kemudian Mbak Warsih segera mengambil alih kegiatan yang tengah dilakukan oleh Devia.
Devia mencuci tangannya di kitchen sink sejenak, lalu mengelapnya dengan washlap yang tergantung.
"Ada apa sih, Ken? Pagi - pagi begini sudah mau bicara hal yang serius?"
"Aku mau menikahi Hana, Ma!" ucap Ken dengan lugas.
"Ya, ya... Mama juga tahu hal itu!"
"Tapi bukan dibulan depan. Aku akan menikahinya lusa ..."
Devia tampak terperangah dengan keputusan mendadak yang dibuat anaknya ini.
"Ada apa, Ken? Kenapa tiba - tiba jadi berubah menjadi lebih cepat? Ada masalah?" tanya Devia dengan dahi berkerut.
"Kemarin, Hana dijemput paksa oleh Frans. Meskipun Frans melepaskan Hana begitu saja, tapi aku tidak yakin dia akan rela jika tahu yang bertunangan dengan Hana adalah aku. Aku takut Frans lepas kendali."
Devia cukup terperangah mendengar hal ini, dia tak tahu persoalan ini karena seharian kemarin ia sibuk menemui WO untuk pernikahan Ken dan Zahra--diluar kantor.
"Malam tadi, aku juga bermimpi buruk... jujur saja, aku takut, Ma! Bukan takut dengan Frans, tapi lebih takut jika Hana pergi dari sisiku lagi, aku takut dia ragu lagi padaku. Saat ini hubungan kami mulai membaik, jadi ku rasa ini juga waktu yang terbaik." imbuh Ken sembari menatap ke arah manik mata Devia dengan lekat, menyatakan keseriusannya lewat sorot mata. Jika ia memang tak main - main dalam memutuskan hal ini.
"Mama tidak masalah, Ken. Lusa ataupun bulan depan ... yang penting menantu Mama tetap Hana." Devia tersenyum hangat sembari mengelus pundak puteranya itu.
"Tentu saja, Ma! Aku juga sudah memikirkannya. Aku pikir, lebih cepat akan lebih baik. Aku juga tidak bisa tanpa Hana,…
Cinta Terbalut Nista
Persiapan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 128 Episodes
Comments
Nurlaila Ginting
makanya jujur aja
2023-01-14
0
𝓐𝔂⃝❥𝐀⃝🥀ɴᴏνιєѕ⍣⃝✰࿐
modus deh kamu Ken
2022-03-29
0
Anah Azzahra
perasaan part ini cepet habis ya.... apa karna aku terlalu menikmati Ken ngegoda Hana🤔🥰🥰🥰
2022-03-29
2