Dalam ruangan nyaman ber AC itu, tampak Reiner duduk dengan nyaman sambil memandangi Anna yang berdiri tegak berusaha menegarkan diri dengan menundukkan kepala sambil meremas kedua tangannya.
"Kau benar benar punya nyali besar Anna, katakan saja jika kau sudah tak ingin bekerja di perusahaan ini."
Ucap Rainer begitu dingin tanpa ada getaran sedikitpun.
Sedangkan Anna, dia seolah oleh seperti penjahat yang sedang diinterogasi oleh detektif begitu tertekan dengan setiap apa yang dikatakan oleh Rainer.
"Jangan pecat saya pak, saya harus bayar kuliah, dan kuliah saya lumayan mahal," ucap Anna terdengar sedikit getaran dari nada tenggorokannya.
"Baik, aku tak akan pecat kamu Anna, tapi aku harus punya jaminan bahwa kau tak akan melakukan kesalahan lagi."
"Maaf pa, selama saya bekerja disini saya jarang melakukan keteledoran, bapak boleh tanya pada karyawan yang lain atau pada pak Damar, saya nyaris belum pernah melakukan kesalahan fatal,"ucap Anna begitu yakin.
Entah kenapa, saat Anna menyebut nama Damar tiba tiba timbul rasa kesal dalam diri Rainer.
"Beraninya dia menyebut nama pria lain," ucapnya dalam hati.
Sang penonton yang sedang asik menyaksikan adegan demi adegan penganiayaan yang dilakukan oleh Rainer didepannya ini sambil berdiri bersandar di meja kerja Rainer dengan melipat tangannya begitu santai, ia memperhatikan setiap perubahan ekspresi yang ada pada diri Rainer, begitu menarik untuk disaksikan.
Sang pria yang tak pernah tertarik untuk mengejar wanita ini sedang mengeluarkan ekspresi cemburu kala mendengar Anna menyebut nama Damar, sungguh luar biasa.
"Bahkan Anna berhasil memancing kecemburuan yang ada dalam diri Rainer, kau harus diberi penghargaan Nobel karena berhasil menaklukan manusia tanpa celah ini Anna," gumam Arman dalam hati.
"Aku tak butuh pernyataan dari orang lain, aku butuh bukti nyata," ucap Rainer sedikit membentak yang membuat Anna terlonjak kaget.
"Baik pa, saya akan buktikan kinerja saya akan lebih baik lagi, maafkan saya pak," ucap Ann…
Sang Penakluk Bos Brengsek
Bab 19. Perjuangan dimulai
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 113 Episodes
Comments
Kardi Kardi
ada bom molotofffff, tapi tidak meledak..... BOMMMMM. BYURRRRR
2023-06-02
1
Ruthberliana
hmmm bau bau cemburu ya ky gini
2022-04-23
4
Lia Lahunditang
ada yg cemburu nie
2022-04-21
2