Sebanyak apapun anak yang dimiliki, pasti suatu saat akan meninggalkan orang tuanya untuk membina rumah tangganya sendiri. Setua apapun anak, dimata orang tua dia tetaplah anak, yang masih bisa dan layak bermaja manja dalam pangkuannya.
Saat ini, Anna sedang memeluk dengan erat tubuh ibunya dengan deraian air mata, tak menyangka akan secepat ini bapaknya telah menyerahkan dirinya pada pria yang telah menyuntingnya.
Menyerahkan tanggung jawab sepenuhnya, menitipkan jiwa dan raga putrinya untuk hidup bersama pria asing yang diharapkan akan membahagiakan putrinya sampai akhir hayat.
Perpisahan ini terasa begitu berbeda saat bapak dan ibu Anna melepaskan Anna untuk merantau bekerja di kota. Padahal jika merantau untuk bekerja ia hidup sendiri dan kesedihannya tak separah ini. Tapi kini Anna sampai sesenggukan akan berpisah dengan ibu dan bapaknya.
Ibu mengusap kepala Anna dengan lembut dan sayang, berusaha menyalurkan kekuatannya, padahal ibu dan bapaknya lebih rapuh dari itu, tapi mereka sekuat tenaga menahan gejolak yang terjadi di dadanya.
"Dengarkan ibu ya Anna... hiduplah bahagia bersama suami kamu, dampingi suami kamu dalam kondisi apapun, ibu akan selalu berdoa rumah tangga anak ibu akan selalu bahagia, sakinah, mawadah warahmah. Restu kami sudah bersama kamu Nak," tutur ibu dengan suara parau.
Anna mendongakkan wajahnya dengan deraian air mata lalu mengangguk, sedangkan bapak ikut mengelus punggung Anna dengan sayang.
"Terima kasih Bu, sudah selalu mengerti Anna, terimakasih sudah membesarkan Anna dengan baik, hingga selalu memikirkan kebahagiaan Anna," lirihnya dalam tangis.
Kemarin Anna tidak merasakan kesedihan seperti ini, tetapi saat dia akan berangkat dan akan hidup bersama suaminya, rasa sesak itu tiba tiba terasa.
Kemudian bapak beralih pada Rainer yang berada tepat di belakang Anna, Bapak memandangi menantunya itu dengan penuh harap.
"Nak, tolong jaga anak bapa, bahagiakan dia, jangan bentak dia, dan tolong jika suatu saat kamu sudah tidak cinta Anna la…
Sang Penakluk Bos Brengsek
Bab 69. Pesan Orang tua
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 113 Episodes
Comments
Kardi Kardi
hehe. unboxing alias pukul-pukulannn. hiiiiii
2023-07-01
1
Putu Pitria
lanjut
2022-05-07
2
Putu Pitria
lanjut
2022-05-07
1