🌻🌻🌻🌻🌻
Ceklek
Qiara merasa heran ketika membuka pintu hanya ada Erzhan duduk termenung di depan pintu kamar dengan wajah yang ditekuk, perasaan dia mendengar suara bariton milik si Tuan angkuh ikut memanggil nama sahabatnya.
Lalu kemana perginya pria itu? pikirnya
Tidak mau ambil pusing Qiara langsung meraih tubuh kecil Erzhan, rasanya sakit melihat kedua mata anak tampan itu sembab akibat menangis.
"Abang mau tidur bareng Mommy?" tanya Qiara dengan cepat Erzhan menganggukkan kepalanya.
"Ya sudah, kita kembali ke kamar."
Tanpa berpamitan lebih dulu pada Sandra yang masih berada dalam kamar, Qiara membawa Erzhan menuju lantai dua dengan menuruni anak tangga.
Gadis cantik itu akan mengajukan protes besar-besaran pada Pemilik rumah karena membangun lift saja tidak mampu.
"Selama satu bulan Mommy naik turun tangga kayak gini, langsung jadi besar kaki Mommy." Kesal Qiara tanpa peduli sudah seperti apa raut wajah Erzhan yang menatapnya bingung
"Kalau di Mansion utama milik kakek Rafin ada lift nya, Mommy suka. Jadi ngga harus capek-capek naik tangga, kenapa di rumah Abang ngga ada lift nya sih? Mana kuat Mommy naik turun lewat tangga mulu," omelnya seraya menapaki anak tangga satu demi satu.
Sepanjang jalan Qiara terus berbicara tidak peduli akan ada orang lain yang bisa saja ikutan mendengar semua yang dia katakan.
Erzhan mencoba untuk mencerna semua yang terucap keluar dari bibir mungil sang Mommy, singkat cerita ia paham kemana arah topik pembahasan gadis cantik itu.
"Mommy lebih nyaman naik lift dari pada tangga biasa?" tanyanya mencoba untuk menenangkan sang Mommy.
Qiara tersenyum manis sampai memperlihatkan gigi putihnya yang berjejer rapi dan bersih.
"Begitulah, Abang tahu 'kan Mommy suka ngga nyaman kalau harus naik tangga apalagi itu tiap hari. Kaki Mommy suka pegal dan berujung ngga bisa jalan," jawabnya setengah berbohong.
Sudah jelas putri bungsu Rafindra tersebut sengaja ingin menguji sampai mana tingkat kesabaran dari si pemilik rumah, apa gunanya membangun i…
Istri Kedua Sang CEO
IKSC Bab 44 ~ Sudah Terbiasa Hidup
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 197 Episodes
Comments