Annisa seketika memandang Dul dengan satu tangan menutup mulutnya. Gadis itu menepuk pelan dada Dul. “Jangan bercanda,” kata Annisa.
Dul kembali menyodorkan kalung berinisial AA itu pada Annisa. “Gimana? Kamu mau jadi istriku hari ini? Enggak ada kata nunggu-nunggu lagi. Udah kelamaan, kan?”
“Aku mau. Aku pasti mau. Aku enggak akan nerima laki-laki lain selain Abdullah. Papa udah tau itu. Sekarang kita tinggal tanya Papa,” sahut Annisa.
“Nama kamu siapa?” Papa Annisa memandang Dul dengan wajah datar.
Dul membuka topinya dan mengulurkan tangan pada Papa Annisa. “Maaf baru bisa memperkenalkan diri sekarang. Saya Lettu Penerbang Abdullah Putra Satyadarma dari korps tempur skuadron udara 14 Lanud Iswahjudi. Di belakang sana ada orang tua saya, Akung dan Uti, Pakdhe dan Budhe, Bulik, adik-adik saya, juga sahabat-sahabat saya yang juga sahabat Annisa. Dengan segala kerendahan hati saya memohon pada Om untuk menerima saya sebagai menantu sekaligus suami dari putri Om, Dokter Annisa yang sudah saya kenal lebih dari sepuluh tahun.”
“Pa …,” panggil Annisa. Ia menggoyang lengan papanya seperti seorang anak kecil meminta sesuatu. “Abdullah udah bawa semua keluarganya. Icha enggak akan menikah dengan orang selain Abdullah kalau Papa butuh penegasan lagi.”
“Ariz juga suka dengan Mas Pilot ini. Seragamnya bagus. Ariz juga mau jadi pilot pesawat tempur, Pa.” Ariz mengambil topi Dul dan mengenakannya.
“Benar mau menikah hari ini? Yakin?” Papa Annisa gantian bertanya dengan raut tak yakin.
Dul terkesiap karena pertanyaan itu mengingatkannya akan rencana awal. “Iya. Hari ini kalau Om memberikan restu.”
“Oke. Hari ini. Di mana?” Papa Annisa senang melihat raut Dul yang sepertinya tidak mengantisipasi izin tiba-tiba itu.
“Mas Dul … itu Papa tanya. Di mana?” Annisa gantian mengguncang lengan Dul. Ia lalu menggamit lengan Dul dan membawanya sedikit menjauh dari kedua orang tuanya. “Jangan-jangan yang tadi cuma bohongan aja,” sungut Annisa.
“Enggak, kok. Enggak. Kamu tunggu di sini. Janga…
Dul
164. Waktu Tiga Minggu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 177 Episodes
Comments
jumirah slavina
Suketi ini omongane selalu ngangenin ya
2025-02-12
2
💐Tari Nyonya Sibuea💐
cukup ibu n ayah dul yg macam2 ya buk dijah😂😂
2026-06-18
0
mba @juskelapa cerita Mima nnpaklik Dayat dong
2025-06-13
0