“Ngetawain apa, sih? Suara Mbak Tini nembus sampai ke dalem.” Dayat tiba-tiba sudah berada di ambang pintu mendatangi keriuhan yang berasal dari pagar. Tatapannya langsung bertubrukan dengan Mima yang seketika itu juga mengalihkan pandangannya ke tempat lain.
“Kamu dibalap sama Dul. Dua minggu lagi resepsi sekaligus nikahan Dul. Kamu kapan, Yat? Udah tiga puluh … tiga puluh berapa kamu? Jangan sampai empat puluh baru nikah. Jangan keburu sakit pinggang baru punya anak.” Ekspresi Tini mendadak berubah serius.
“Gampang. Aku secepatnya nyusul.” Dayat mengangkat satu alisnya dan Mima sempat melirik. Gadis itu mencibir sebelum mengembalikan perhatiannya pada Tini.
“Semua kartu undangannya udah nyampe ya, Budhe. Jangan lupa seragamnya warna hijau daun pisang muda yang dipanggang. Pokoknya baca pesan di grup chat Kandang Ayam. Jangan sampai ada yang terlewat. Aku pulang sekarang.” Mima menepuk pagar besi sebelum berbalik.
“Warna ijo daun pisang muda yang dipanggang bagaimana? Apa enggak ada yang lebih sulit lagi warnanya?” Tini berteriak pada Mima yang mulai menjauh dan mengangkat tangannya. “Aku harus cari daun pisang muda, terus aku panggang. Aku mau tau warna ijo kaya gimana yang dimaksud Dijah. Atau aku harus baca chat grup lebih dulu?” Tini terus bergumam sembari menutup pagar dan melewati Dayat di ambang pintu.
Kemeriahan yang dijanjikan Bara pada resepsi Lettu Pnb Abdullah Putra Satyadarma S.Tr (Han) dan dr. Annisa Inayah Abbas, Sp.PD dua minggu berikutnya ternyata bukan main-main. Bara berhasil mendapatkan tempat resepsi yang pas di tanggal yang mereka inginkan. Puri Ardhya Garini akan menjadi saksi perhelatan Abdullah dan Annisa melepas masa lajang.
Ketika langit masih tertutup awan dan sejuk pagi membuat wajah tiap orang berseri-seri, sepasang pengantin masuk ke balai dipandu dua orang wanita memakai kebaya. Sepasang pengantin itu mendatangi orang tua yang duduk menunggu mereka dengan tangan berada di pangkuan.
Dari kejauhan Dul sudah beradu pandang dengan ibunya…
Dul
165. Untaian Restu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 177 Episodes
Comments
💐Tari Nyonya Sibuea💐
terharuu na aq mas dul/Sob//Sob//Sob/samawa ya mas dul🥰
2026-06-18
0
Yani Agus
lemper🤣🤣🤣
2025-11-05
0
Maya Mawardi
samawa
2025-06-07
0