"Selamat malam, Semuanya?" Sapa Dyrtha yang baru saja datang pada para orangtua yang kini berkumpul di kediaman Hadinata.
"Panjang umur, kamu, Dyr! Baru juga diomong," tukas Papi Guntur yang langsung menyambut Dyrtha dan mengajaknya duduk di ruang tengah bersama yang lainnya. Sesekali terdengar jeritan dan gelak tawa Angga serta Kathlyn dari arah playground yang entah sedang bermain apa.
"Wah! Pantas Dyrtha tadi sempat tersedak beberapa kali. Ternyata sedang ada yang membicarakan," kekeh Dyrtha sebelum kemudian pria itu menyapa kedua orang tua angkat Sita.
"Malam, Pak, Bu!"
"Robert dan Sita masih sibuk menebar undangan tadi," ujar Dyrtha melapor. Padahal jelas-jelas, yang dibawa Sita dan Robert hanya undangan untuk Matthew Orlando. Sisanya akan diantar besok oleh utusan keluarga Hadinata.
"Jadi, tadi sedang membahas apa?" Tanya Dyrtha selanjutnya seraya menatap bergantian pada semua yang duduk di ruang tengah.
"Lihat ini!" Mizty akhirnya yang terlebih dahulu buka suara dan menunjukkan dua cincin yang masih tergeletak di atas meja.
Dyrtha langsung kaget dan mengambil dua cincin yang sama persis tersebut.
"Siapa yang menemukan pasangannya, Sayang?" Tanya Dyrtha menatap tak percaya pada dua cincin di tangannya. Dyrtha langsung ingat pada ucapan sang papa beberapa tahun silam tentang Dyrtha yang sebenarnya punya saudari beda ibu yang juga memakai cincin tersebut. Sayangnya saudari Dyrtha tersebut sudah dinyatakan tewas dalam sebuah kecelakaan, meskipun jasadnya tak pernah ditemukan. Sedangan papa Tirta masih yakin kalau saudari Dyrtha itu masih hidup dan mungkin berada di satu tempat.
Dan sekarang...
"Apa dia ada disini?" Dyrtha menatap penuh binar pada Mizty.
"Dia masih diluar dan belum pulang." Jelas Mizty.
"Lalu cincin ini? Siapa yang membawanya?" Dyrtha mendadak jadi bingung.
"Bu Tutik!" Jawab Mami Indri yang mendadak langsung membuat Dyrtha menganga.
"Bu Tutik saudari Dyrtha yang hilang itu, Aunty? Begitu?" Tanya Dyrtha yang malah membuat semuanya jadi menahan t…
Aku Janda Kamu Duda
MUSTAHIL!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 58 Episodes
Comments
🍄GULOJOWO🍄
itu masih blom seberapa dibanding cacian mu ke sita 🤬🤬
2022-04-30
0
Ghaziya Hafiza
kurang Itu dyrta, Aku gemes sm mulut lemesmu Itu yg nyelekit🤣🤣😆
2022-04-30
1
Lisa
Ternyt Sita dan Dyrta sodara seayah beda ibu 😊 berarti Sita bukan gadis biasa lo..
2022-04-30
0