tampak, Bu Rianti dan Pak Rayn, membaca surat demi surat yang mereka baca. hingga tuntas.
mata kedua orang tua itu tampak membulat senpurna. setelahnya, mereka menatap Rian dengan tatapan yang sulit di artikan.
"kau, apa maksudmu,?" tanya Pak Rayn dengan nafas memburu menahan amarah.
"itu semua, terserah kalian, kalau kalian mau mendapatkan donor darah sekarang, maka tanda tangani sekarang," ucap Rian penuh penekanan.
sontak saja, ucapan dari Rian itu, membuat Pak Gibran dan Bu Selvy, langsung melayangkan tatapan membunuh pada putra mereka.
dan dengan cepat, Pak Gibran menarik kerah baju anaknya. dan membawanya keluar dari rumah sakit.
"apa maksudmu,?" tanya Pak Gibran seraya menghempaskan tubuh Rian di atas bangku taman.
"hanya ini yang bisa Rian lakukan pah, " ucap laki laki itu lirih.
"tapi, yang kamu lakukan itu, adalah hal salah, apalagi Sheina sangat membencimu," Pak Gibran berusaha menyadarkan anak tunggalnya.
"benar nak, jika kamu benar benar menyayangi Sheina, seharusnya kamu membebaskan gadis itu untuk bahagia," Bu Selvy segera mengelus kepala sang putra.
"tapi mah," ucapan Rian terhrnti saat mendapatkan gelengan kepala dari sang mamah.
"jika kamu memang benar benar, sayang biarkan dia bahagia, lagipula jika kalian berjodoh, maka kalian akan di pertemukan oleh Tuhan," Bu Selvy dengan panjang lebar.
berharap, laki laki itu, akan tersadar dari ambisinya, tapu swpertinya harapan kedua orang paruh baya itu sia sia. saat mendengar ucapan anak mereka.
"apapun yang terjadi, Sheina akan menjadi miliku," ucap Rian seperti menggenggam udara. hal itu, membuat kedua orang tuanya, menghela nafas panjang.
tak lama, Pak Rayn dan Bu Rianti datang tergopoh gopoh menghampiri Rin dn kedua oang tuanya.
"Nak Rian, kami setuju dengan syarat yang nak Rian berikan, tapi kami mohon, selamatkan anak kami," Bu Rianti tampak menyeka air matanya.
hal itu, membuat Rian terenyum senang dan segera menghampiri kedua orang tua istrinya itu. ah isteri, seakan Rian masih tak menyangka akan…
Pembalasan Gadis Abnormal
Chapter 69
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 118 Episodes
Comments