Pagi menjelang namun belum begitu terang, asgar bangun dan bersiap untuk berolahraga, pagi ini ia akan berlari ditaman kota, seperti biasa asgar selalu menyambut paginya dengan berolahraga, kali ini dia peegi sendiri tanpa gita, biarlah gita beristirahat
Asgar keluar dari hotel dan memulai aktifitasnya, ia berlari disepanjang taman kota, banyak mata memandangnya dengan pandangan memuja, ia biasa saja karena memang sudah biasa dipuja karena ketampanannya
Cukup lama asgar berolahraga, waktu sudah menunjukkan pukul tujul lewat tiga puluh menit dan pertemuannya nanti disalah satu perusahaan akan berlangsung pada pukul sepuluh, ia masih punya waktu beberapa jam untuk sarapan
Ia akan kembali ke hotel ia sudah merasa cukup melakukan penyegaran pagi ini, ia kembali kehotel dengan berjalan kaki
Braaaakkk!!!
Asgar terlonjak mendengar suara dentuman yang sangat keras, ia menoleh kebelakang dan benar saja, tak jauh dari tempat ia berdiri sebuah mobil menabrak tiang lampu jalan, tak hanya itu ia juga melihat seseorang tergeletak dipinggir jalan dengan darah yang mengucur
Asgar mencoba mendekat, sudah ada beberapa orang disana yang mendekat dan menolongnya, ia juga berusaha menolong tetapi saat ia melihat darah yang begitu banyak tiba-tiba saja nafasnya terasa berat, wajahnya memucat dan ia lemas dan mengeluarkan bangak keringat, ia sedikit menjauh dari keramaian, ia duduk disalah satu kursi ditrotoar jalan menenangkan dirinya, ia meminum minuman yang dibawanya, asgar tidak tahu ntah kenapa ia tiba-tiba bisa seperti itu
Tak lama kemudian asgar melihat ambulance dan mobil polisi menghampiri lokasi kejadian, asgar tenang sudah ada yang membantu mereka, ia juga merasa sudah agak lebih baik dari sebelumnya
Asgar melanjutkan jalannya untuk pulang kehotel, setelah sampai dihotel ia membersihkan tubuhnya lalu ia menghubungi gita
"Halo ya pak? saya udah bangun kok pak"
Asgar kembali tersenyum, rupanya gita memang cerdas ia bisa menangkap maksud dari asgar, asgar memang sengaja menghubung…
Menunggu Cinta
28
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 147 Episodes
Comments