Hari sudah mulai gelap. Bulan sabit tampak malu-malu memancarkan cahayanya, Lily masih menatap layar ponselnya. Sudah berkali-kali ia berusaha untuk menelfon Aric, tetapi tak satupun yang tersambung. Hanya operator yang terus menjawab, hati merasa tidak tenang.
Wanita itu terus saja berjalan mondar-mandir di kamarnya. Suara ketukan pintu menghentikan langkahnya.
"Masuk."
Pintu terbuka perlahan, Mateo masuk dengan membawa segelas susu hangat untuk Lily.
"Nyonya ini susu Anda," ujar Mateo.
"Taruh saja di sana," jawab Lily sambil menunjuk ke arah meja.
Mateo pun menaruh susu di meja yang dimaksud. Sebenarnya Mateo tidak tega melihat kegelisahan Lily, tetapi ia juga tidak bisa memberi tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Aric.
"Apa kau mendapatkan kabar tentang majikanmu itu?" tanya Lily dengan sebal. Ia merasa marah karena tidak bisa menghubungi Aric.
"Tuan sepertinya tidak akan pulang malam ini Nyonya. Dia akan melakukan perjalanan bisnis selama beberapa hari."
Lily mendelik tajam pada Mateo, Aric bisa memberi tahi pada Mateo tapi malah tidak berpamitan dengan istrinya. Wah, sungguh luar biasa.
"Oh ... hebat sekali, baik aku mengerti. Katakan padanya untuk tidak pulang sekalian!"
Mateo mengerti kemarahan Lily, sebenarnya buka Aric yang mengabarkan gal itu, tapi Rey. Dia yang memberi tahu keadaan Aric yang tidak memungkinkan untuk pulang.
"Saya harap Nyonya mengerti, perkerjaan Tuan, tidak mudah."
"Ya, tentu saja aku tahu. Aku say faham, oh ...atau mungkin kau menganggap aku hanya orang yang tidak mengerti apa-apa tentang perkerjaan seorang CEO perusahaan besar yang super sibuk. Begitu, seperti itu aku di mata kalian!"
"Bukan seperti itu maksud saya."
"Keluar!" Sentak Lily.
"Nyonya."
"Keluar! atau aku yang harus keluar dari rumah ini?!"
Mateo pun akhirnya mengalah, ia tidak ingin membuat suasana hati majikannya bertambah buruk. Mateo membungkuk hormat kemudian melangkah menjauh.
Lily kembali sendiri di kamar itu. Rasa sepi menghampirinya, ada kegundahan yang tid…
Ayah Dari Anakku
Marah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments
Truely Jm Manoppo
😁😁😁😁😁 singa jantan sama pawang nya
2024-08-20
0
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒚𝒖𝒌𝒖𝒓𝒍𝒂𝒉 𝑨𝒓𝒊𝒄 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂𝒕 👏👏
2024-07-25
0
Katherina Ajawaila
syukur lah Arie selamat. takut tau thour baca yg tegang2. kebawa tegang soalnya😞
2024-07-22
0