Drama di Mall

Lalu lalang manusia memenuhi gedung ini, tempat di mana hampir semua kebutuhan manusia terlengkapi.

Aric bersama keluarga kecilnya pun ikut membaur bersama mereka, Aric mendorong troli yang hampir penuh dengan barang belanjaan. Sementara sang istri berjalan mendahuluinya sambil memilih beberapa barang.

"Bunda, Adam mau ini." Adam menunjukkan sekotak besar sereal rasa coklat berlogo singa.

"Oke, masukkan kemari," bukan Lily tetapi Aric yang menyahuti ucapan anaknya.

Lily mendelik tajam pada suaminya, seketika Aric mengalihkan pandangan.

Aish ... salah lagi.

"Ehem ... Adam pilih rasa yang lainnya, terlalu banyak coklat tidak baik," ujar Aric menasihati.

Wajah Adam yang tadinya berbinar kini berubah sendu. Lily meletakkan kembali sampo yang sempat ia pilih. Ia pun kemudian berjongkok mensejajarkan diri dengan anaknya.

"Sayang, batuk kamu baru sembuh. Untuk sementara hindari coklat dulu ya, masih banyak rasa lain yang tidak kalah enak dari coklat. Oke," Lily berkata dengan lembut pada putranya itu.

Adam mengangguk pelan, meskipun tidak rela pria kecil itu mengembalikan sereal coklat itu kembali ke tempatnya. Adam mengambil kotak sereal dengan bentuk bintang sebagai ganti.

"kalau ini, bolehkan Bunda?"

"Boleh dong Sayang." Lily menerima kotak sereal yang di berikan Adam, kemudian meletakkannya ke troli belanja.

Sekilas Lily melayangkan tatapan sinis pada suaminya. Aric hanya bisa menyengir memamerkan jajaran giginya yang putih.

Lily pun kembali melanjutkan belanja bulanannya, peralatan mandi, kebutuhan dapur, Lily memilihnya satu persatu dengan teliti. Wanita yang tengah hamil itu sangat bersemangat jika sedang berbelanja seperti ini.

Adam menarik baju Ayahnya. Aric berhenti, ia sedikit menunduk untuk mendengarkan Adam berbicara.

"Ayah Adam pengen pipis," bisik Adam pada Ayah.

"Ayah akan mengantarmu ke kamar mandi," jawab Aric tak kalah lirih.

Adam mengangguk, Aric menegakkan kembali tubuhnya. Ia kemudian berjalan mendekati pada sang istri yang sedang memilih buah Ape…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Ida Sriwidodo

Ida Sriwidodo

Jadi pen' komen disini..
Sekelas Aric masa ngga pake bodyguard sii?
Padahal dah tauu musuhnya dimana2.. 🤔😤

Truss.. ngga suka karakter Lily.. tegas boleh tapi ketus/kasar jangan..
Ngga cocok sama perannya.. 😚🙏

2025-04-09

1

Nita Kusnitawati

Nita Kusnitawati

kenapa karakter lily ini selalu ketus pada suaminya ? bikin jengkel aja

2025-03-16

2

Sri Widjiastuti

Sri Widjiastuti

duh mana pengawal p bos

2025-05-17

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!