Setelah persidangan berakhir. Raja Mula meminta semua pihak untuk memenuhi ruangan rapat penting.
Ruangan rapat tersebut juga diikuti setiap pendamping robot.
"Silahkan" Ujar raja Mula
"Sudah ratusan tahun kerajaan ini berdiri, tidak ada satupun diantara kita yang mengetahui adanya kehidupan makhluk asing diluar sana" Ujar Simula
"Ini akan menjadi polemik yang serius Tuan. Kita tidak tau apa yang sudah mereka bangun di kerajaan Nusantara" Lanjutnya
"Aku yakin kalau manusia pertama yang sampai ke kerajaan kita adalah mata mata dari kerajaan Nusantara. Dan itu tidak bisa kita biarkan Tuan" Ujar Simula
"Tubuh mereka begitu lunak, apakah itu membuatmu takut Rajaku?" Tanya B1 ke Simula
"Tubuh kita begitu keras Tuan, bahkan tinjuan mereka tidak akan berpengaruh pada tubuh kita" Lanjutnya
"Benar sekali" Ujar A1
"Tetapi teringat jumlah mereka yang begitu banyak, kita tetap berwaspada Tuan" Ujar Simula
"Apa keputusannya" Ujar Mula
"A1 jika diperhitungkan dari tahun 1 sampai sekarang ada berapa banyak keturunan dari manusia ini" Tanya Mula
"Saya belum pastikan Tuan. Karena team kita juga belum mengetahui proses reproduksi manusia ini. Jika diperkirakan dari usianya mungkin sudah ratusan ribu manusia" Jawab A1
"Apa perlu kita perkuat keamanan kerajaan?" Ujar Mula
"Tidak tuan. Mereka tidak cukup berbahaya" Jawab A1
"Ijinkan saya berbicara Tuan" Ujar Robot dokter
"Selama rapat berlangsung, kau tidak berhak berbicara, silahkan beritahu kepada robot A1 melalu sistem yang ada di punggungmu" Ujar Mula
Mereka dapat berkomunikasi pikiran jika server yang diminta tersambung dengan server yang memberikan informasi layaknya blutooth.
"Tubuh para robot sangat kesakitan jika terkena sinar matahari. Bahkan para robot harus memberhentikan aktivitas diluar ruangan ketika terik matahari" Ujar A1
"Ketika aku melakukan penyelidikan dan pengrobekan terhadap kulit manusia sebelumnya. Kulit mereka atau pelindung tubuh mereka sangat luar biasa. Saya yakin ini adalah solusinya agar para robot b…
Robot Vs Manusia
Rapat para Robot
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments