Seiring berjalannya waktu perut Putri terlihat semakin membesar, menandakan dia akan melahirkan Sada.
"Anakku, berhentilah berlatihan. Perutmu sudah semakin membesar" Ujar Mark
Putripun berhenti berlatihan pedang dengan Panglima.
"Panglima" Ujar Putri memberikan penghormatan
"Tidak perlu begitu Tuan Putri" Ujar Panglima tersenyum dan mengantar Putri menghadap raja Mark yang sedang menunggu Putri.
Putri dan Rajapun pergi meninggalkan arena belajar dan berjalan jalan dengan Putri.
"Masih memiliki dendam anakku?" Tanya raja Mark
"Selamanya akan terus dendam, dan aku sudah merencanakan sesuatu untuk hal itu" Tukas Putri dan berhenti berjalan
"Apapun keputusanmu Anakku. KNI selalu ada untukmu sembari melanjutkan perjalanan.
"Berbaringlah Anakku biarkan pewaris itu istirhat sejenak" Ujar raja Mark
Tiba tiba perut Putri terasa sangat sakit, hingga membuat dia nyaris terjatuh.
"Anankku kau tidak apa" Tanya Putri sembari merangkulnya agar tidak terjatuh.
Mark melihat ketuban Putri pecah memenuhi seluruh kaki Putri.
"Tabib! Tabib! Tabib!" Teriak raja Mark
Tabib yang biasa merawat Putripun bergegas datang dan membawa Putri masuk ke dalam kamarnya.
"Maaf Baginda, silahkan tunggu di sebelah sana, sepertinya tuan Putri akan melahirkan" Ujar Tabib sembari memberikan hormat
Marekapun pergi menuju sudut ruangan untuk menunggu proses kelahiran dari Putri.
Mark tak henti mondar mandir layaknya seorang Ayah yang menunggu anaknya keluar dari kandungan. Setelah beberapa jam Putripun berhasil melahirkan seorang bayi.
"Ahhh syukurlah" Ujar Mark dengan tenang
Kemudian Markpun masuk ke dalam kamar untuk memastikan bahwa mereka baik baik saja.
"Pengawal! Jaga di sini, jangan ada yang keluar ruangan ini bahkan masuk ruangan ini sampai aku memberikan perintah" Ujar Mark
"Paham!" Tegasnya lagi
"Selamat Anakku, kau sekarang telah menjadi seorang Ibu" Ujar Mark tersenyum
"Coba kakek ingin menggendongnya" Ujar Mark
"Mirip sekali dengan Panglima Felix" Ujar Mark
"Iya Ayah, bahkan sesekali aku meliha…
Robot Vs Manusia
Kelahiran Raja Sada generasi Ke 8
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments