Setelah tinggal selama dua hari di kuil agung Sang Dewi, Lilia sudah mulai akrab dengan para penjaga kuil. Meskipun dia berada di tempat yang berbeda, namun sebagaimana statusnya yang merupakan seorang Saintess, Lilia tidak pernah melewatkan untuk melakukan ibadah paginya.
TOK TOK
seseorang mengetuk pintu kamarnya. Lilia membuka matanya dan berbalik menghadap ke pintu. "Ya. Silakan masuk, pintunya tidak dikunci."
Seorang gadis kuil perlahan mendorong pintu. Kepalanya mengintip dengan enggan ia menatap Lilia. "Nona Saintess, kepala pendeta memanggil anda."
Lilia mengangguk. "Baiklah, aku akan kesana." Ia menepuk-nepuk pelan jubahnya yang sedikit berdebu setelah berlutut saat melakukan pemujaan.
Lilia berjalan meninggalkan kamarnya mengikuti gadis kuil itu. "Semakin lama aku bermimpi tentang hal itu, semakin aku merasa kalau kejadian itu adalah kenyataan." Batinnya sembari mengingat mimpinya yang samar-samar.
"Nona Saintess, ada apa?" Gadis kuil itu berbalik dan bertanya saat melihat langkah kaki Lilia melambat.
Lilia yang tertegun sejenak pun sadar setelah ia di panggil. Ia menggelengkan kepalanya. "Tidak. Bukan apa-apa." Balasnya lalu mereka kembali berjalan.
Mereka pun tiba di depan ruangan Jhalid. Gadis kuil itu mempersilahkan Lilia untuk masuk ke dalam sendirian.
Meskipun selama dua hari ini dia sudah hampir berkeliling ke setiap sudut kuil, tapi nyatanya dia belum pernah melangkahkan kakinya ke dalam ruangan kepala pendeta.
Orang-orang kuil mengatakan padanya kalau kepala pendeta selalu melakukan pemujaan pada Sang Dewi setiap saat pintu itu tertutup rapat. Untuk membuatnya tetap fokus, tidak ada seorang pun yang diperbolehkan untuk mendekat kesana terkecuali jika kepala pendeta mengundang mereka. Namun bagi para Adiyadevanagari, mereka mendapatkan perlakuan khusus. Mereka bebas menjelajahi ruangan manapun termasuk ruangan khusus milik kepala pendeta.
Apa yang Lilia lihat di balik pintu itu cukup mengesankan untuk melebihi ekspektasinya. "Tempat ini... ternyata…
Gorgeous Jewel
Bab V Chapter 212
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 306 Episodes
Comments