Langit mulai gelap, Orang-orang mulai berbondong-bondong datang berkumpul di alun-alun kota. Setelah melakukan jual beli, kini mereka akan datang untuk memanjatkan puji-pujian bersama terhadap Sang Dewi.
Nyala api lentera yang digantung di antara rumah-rumah menambah indahnya suasana malam festival. Orang-orang pun membuat beberapa barisan yang panjang.
Alice bersama yang lainnya berjalan mengikuti langkah para penduduk. Sesampainya disana ia melihat orang-orang menunduk, mengambil secarik kertas di dalam wadah yang sudah disediakan, lalu berjalan menuju bara api yang menyala. Disana mereka terdiam sejenak sambil menunduk, tampaknya mereka sedang memanjatkan sesuatu dalam diri mereka. Saat mereka mengangkat kepala mereka, mereka pun melemparkan secarik kertas itu ke dalam bara api.
Barisan penduduk begitu panjang, Alice penasaran dan menengok apa yang sebenarnya tertulis di dalam secarik kertas itu, tapi nyatanya tidak ada apapun disana. Itu hanyalah selembar kertas kosong biasa.
Bingung, ia pun bertanya pada orang di sebelahnya.
"Permisi Paman. Aku ingin tahu kertas apa yang ada disana itu? Apakah itu sebuah Jumat?"
"Ah, itu hanyalah kertas biasa." Balas pria itu.
Sekarang tidak hanya Alice yang bertanya-tanya tapi juga Elysia.
"Kertas biasa? Lalu kenapa mereka melemparkannya ke dalam api? Apakah itu merupakan sebuah tradisi?" Gumam benak Alice penuh tanya.
"Karena kau tidak tahu, itu artinya kau pasti bukan orang sini."
"Itu benar."
Pria itu berdeham lalu dengan wajah yang sedikit serius ia mulai bercerita. "Kertas itu sebenarnya bukan apa-apa. Kami hanya menggunakannya sebagai cara kami untuk menyampaikan isi hati kami pada Sang Dewi. Setiap orang memiliki sesuatu yang ingin mereka katakan. Mungkin ada yang ingin meminta permohonan atau ada yang ingin mengutarakan kerinduan, mungkin juga ada yang meminta pengampunan. Setiap keinginan berbeda-beda. Kau boleh menganggap kertas ini sebagai sebuah surat untuk Sang Dewi." Jelas panjang pria itu.
Elysia mengangguk-angg…
Gorgeous Jewel
Bab V Chapter 230
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 306 Episodes
Comments