...Sholat Berjamaah...
"Buat bayar hutang!" Jawabnya sembari tertunduk lesu.
"What's? Hutang? Jangan-jangan..." Belum sempat bicara Riana sudah menambahkan
"Ia ini karena ibu aku yang minjem uang ke rentenir dengan bunga yang gak masuk di akal, hingga aku terpaksa harus membayar hutang-hutangnya" Ujar Riana
"Apa kamu sama sekali gak punya tabungan?" Tanyanya
"Uang tabungan aku di rekening semua sudah aku pakai untuk bayar semester tahun depan, dan sementara itu aku juga sudah di berhentikan dari kantor tempat aku bekerja karena pengurangan pegawai" Ungkapnya panjang lebar.
"Aku gak habis fikir serumit itu permasalahan yang kamu alami Riana!" Ujarnya sembari memegang pundak Riana, seraya memberi semangat.
"Aku Do'akan supaya kamu cepet-cepet dapet kerjaan!" Ujarnya
"Amin!!" Jawab Riana.
ooOoo
Kesedihan seperti telaga yang hening di dinding ibu. Dinding yang terisak dan mengukir lagi masa kecilku. Seberapa sepinya aku saat itu? Sungguh. Aku tak mengerti, mengapa kubuat dinding itu menangis? Ia sudah seperti rumah bagiku. Tempat aku tidur dan terlelap di malam hari. Tempat aku bermain dengan kesendirianku. Lalu, mengapa aku buat ia menangis?.
Ada hal-hal yang ingin ku lupa dari waktu kecilku sendiri. Detik detik yang tidak berarti. Kemarahan yang perlahan hangus dan lalu mengabu dalam hatiku. Walau kini, ia sudah bukan lagi api. Ia sudah menjadi dingin. Tapi, mengapa luka itu masih saja ada di sana?.
Bukankah aku laki laki yang dibesarkan oleh dinding ibuku? Lalu, mengapa aku berpaling daripadanya? Mengapa aku kenakan topeng itu, hanya untuk melihat ia tersenyum? Aku sudah menjadi lelaki yang lain. Lelaki yang bukan kanak kanak yang ia besarkan dulu.
Aku tahu, aku telah membuatnya bersedih. Dinding itu telah lama menjelma jadi sebatang pohon dengan kulit yang renta, mengelupas di banyak tempat. Rantingnya mulai merapuh dan daun daunnya yang gugur, berserakan di mana mana. Ia bukan lagi pohon yang dulu biasa aku panjat. Bukan, ia tidak sedang menjadi pohon yang lain. Me…
Cinta Dalam Sujud
Bab 15
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 37 Episodes
Comments