Bab 24

...Sesuatu Yang Berharga...

"Siapa yang masih memajang foto dia?" Tanya ayah Aisyah.

"Sepertinya ada suara Pak Haji yang sedang marah-marah?" Tanyanya di dekat dapur.

"Ada apa suami ku?" Tanya ibu tiri Aisyah.

"Kenapa foto dia masih kau pajang di ruang tamu ku?" Tanyanya sembari memarahi istri ke duanya.

"Ah, sepertinya pembantu kita lupa untuk membuang semua foto-foto wanita itu!" Serunya.

"Maaf Tuan dan Nyonya bukan saya yang memajang foto Almarhum tetapi Non Aisyah!" Jawabnya.

"Yasudah buang saja foto itu!" Serunya.

"Baik Tuan" Jawab pembantu Aisyah.

Kemudian kala aku cari foto ibuku..

"Kok gak ada foto ibu ku?" Tanyanya.

"Bi! Foto ibu mana?" Tanya Aisyah.

"Maaf, non tadi di suruh buang sama Tuan dan Nyonya!!" Jawabnya.

"Sudah ku duga pasti ayah dan ibu tiri ku sengaja melakukan itu" Jawabnya.

"Terus kamu buang di mana bi?" Tanyanya.

"Di tong sampah belakang rumah!!" Jawabnya.

ooOoo

Gemericik suara hujan menggertap di dedaunan. Suara runcing berdenting di kalbu, serasa menyebut namaku. Suaramukah itu, kekasih?

Bagaimana mesti menerjemahkan perasaan rindu seperti ini? Jarak, seperti hamparan kuburan tua yang angker dan menakutkan. Menoreh luka yang dalam bagai getar yang datang dan pergi. Kilat dan guruh tak letih sabung menyabung di langit.

Gelap bayangan hutan merasuk mataku seperti hantu. Dan siut angin merintih seperti mendesakkan sejuta tanya yang tak kutahu apa jawabnya, "Apakah kau juga tengah memikirkan diriku saat ini?"

Makin larut aku dalam perjalanan sendiri. Menghitung langkah, di tengah malam berkabut dan jalan lengang sunyi. Mengejar muram sosok rembulan yang larut dalam tarian hujan. Samar pucat parasnya menggigil sendirian.

Dan suara itu masih terdengar, menyeru dari kejauhan. Tak henti henti, memangil namaku. 

Kau pancarkan kebahagiaanmu dari mata air yang tersembunyi. Seperti ketika laut pasang di bawah tatapan lembut sang matahari mendatangkan kegembiraan yang tak terlukiskan. Sepasang lima jari yang terkembang ke empat penjuru samudra saat meng…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!