Satu bulan kemudian.
Reina, sudah berhenti bekerja di kafe yang dekat dengan tempat tinggalnya.
Sekarang dia membuka usaha walaupun hanya kecil-kecilan. Ia membuka konter ponsel tepatnya di depan rumahnya sendiri,ia juga berkerja sama dengan Suaminya Amel.
Reina,sering kekota mengambil barang di konter ponsel milik suaminya Amel.
Reina,juga sedang dekat dengan Ganta. Kakak kelasnya dulu, semenjak kedekatan mereka. Ujang, tiba-tiba berubah. Ia begitu dingin kepada Reina.
Ujang,tak sengaja melihat Reina. Tengah berciuman dengan Ganta, tepatnya saat mau pulang ke rumah. Habis jalan-jalan di pasar malam.
Reina,juga cuek bebek. Saat mengetahui jika Ujang, tengah dekat dengan seorang perempuan cantik.
Reina,juga sering melihat mobilnya Ujang.melintas di depan kios ponselnya.
"bang,mau beli pete seperti biasa lima puluh ribu," pinta Reina,saat ini ia kerumahnya Ujang.
Besok pagi,ia harus kekota untuk mengambil pesanan di konter Suaminya Amel. Amel, tengah mengandung dan ingin di bawa pete seperti dulu.
"Sebentar,aku petikan," jawab Ujang,ia langsung kebelakang rumah.tidak ada senyum-senyum, seakan-akan hatinya Reina tak enak.
Kenapa bang Ujang, tiba-tiba berubah? mungkin untuk menjaga perasaan kekasihnya mungkin, batin Reina. Ia menendang-nendang batu kerikil sambil menunggu Ujang,memetik pete.
"Makasih yah,bang. Ini uangnya,". Reina, menyodorkan uang Lima puluh ribu ke.
"Hemmm," Ujang,hanya berdehem dan langsung mengambil uang di tangan Reina.
Reina, langsung menancapkan gas motornya dan meninggalkan Ujang.
Ujang,hanya tersenyum kecil saat melihat kepergian Reina. Sedangkan Reina, menitikkan air matanya namun segera ia hapus.
******
"Kenapa manyun Rei,". Tanya Amel.
"Gimana gak manyun? Orang yang kita sukai malah cuek, Mel. Mana dekat sama perempuan lain lagi,". Decak Reina.
"Makanya, katakan cinta dong. Gak usah gengsi-gengsian,kamu juga yang rugi,". Ledek Amel.
"Ogah,aku kan perempuan. Masa ngatain cinta duluan,mana harga diriku Mel,". Geram Reina.
"Terserah kamu lah…
I LOPE YOU UJANG
1 Bulan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments