seminggu sudah Rasyid tidak pulang ke rumah membuat hati Delia menjadi galau, sedih dan sedikit kecewa. Delia galau memikirkan bagaimana hubungannya kedepan bersama suami tercinta hingga membuat ia sedih dan sedikit kecewa karena Rasyid tidak memberi kesempatan pada Delia untuk meminta maaf dan memperbaiki diri. ia begitu menyesal mengatakan yang sebenarnya tidak ada dipikirannya untuk kembali ke pada cinta pertama seperti yang ia ucapkan pada sang anak.
suara deru mesin mobil menyadarkan Delia dari lamunannya. ia berjalan menuruni anak tangga dan melihat suami yang ia rindukan dengan penampilan yang berantakan membuat ia sangat sedih dan begitu menyesal. Rasyid terus berjalan mendekati Delia dengan pandangan lurus, sesampai di dekat Delia bukan membalas ucap Delia, Rasyid langsung berlalu melewati Delia tanpa melirik istri yang dulu ia sangat cintai " mas, kenapa lama sekali pulang? apa.." ucapan Delia berhenti karena tidak ada respon dari Rasyid yang hanya diam dan berlalu dari hadapannya. Delia mematung menatap kepergian Rasyid tanpa ada satu katapun. " aku tidak bisa seperti ini, aku harus bicara" gumam Delia. ia pun segera menyusul Rasyid yang menuju ke kamar mereka. sesampai di kamar Delia tidak melihat Rasyid , ia mengedarkan pandangannya, ketika ia melirik kamar mandi suara gemercik air terdengar. Delia yang mengetahui suaminya mandi, ia langsung menyediakan pakaian untuk Rasyid. tak berapa lama pintu kamar mandi terbuka, menampilkan sosok pria tampan dan gagah walau umur sudah tidak lagi muda " mas" ucap Delia mendekati Rasyid, namun Rasyid menghindar ia berjalan menuju lemari pakaian. tapi tangannya langsung di genggam Delia dengan kedua tangannya, membuat langkah kaki Rasyid terhenti " mas kita harus bicara, aku tidak mau seperti ini terus" ucap Delia dengan air mata yang sudah mengalir di pipinya. Rasyid yang mendengar suara parau Delia yang bertanda ia menangis, mencoba mereda egois di dalam dadanya ia menghela nafasnya lalu membalikkan badannya menata…
Updated 138 Episodes
Comments