Akhirnya Farah dan Arka bisa keluar untuk menikmati suasana malam. Setelah shalat Isya, Arka memboyong sang istri untuk mencari makan terlebih dahulu. Mereka berdua menggunakan mobil karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi saat malam hari.
Setelan Arka mala mini sungguh di luar ekspetasi, mengapa begitu? Ya Arka hanya menggunakan baju kaos yang di lapisi hondie di padukan dengan bawahan sarung berwarna cokelat. Sedangkan Farah menggunakan gamis hitam yang dibalut dengan jaket tebal berwarna hitam kepunyaan Arka.
Arka memang hobi sekali memakai sandal swallow. Mungkin bagi sebagian orang tidak stylish sekali tetapi baginya itu tidak masalah. Dia mempunyai prinsip selama apa yang dipakai tidak melanggar syariat dan nyaman kenapa tidak?
"Ramai banget ini Yang," keluh Arka melihat begitu banyak muda mudi berhilir mudik. Ada yang nongkrong di depan angkringan sambil membawa gitar, ada yang bermain games, ada yang berduaan, dan masih banyk lagi aktivitas yang mereka lakukan.
"Ya namanya juga tempat jajanan gitu Mas, pasti ramai atuh. Mas takut?" tanya Farah menyelidiki.
Arka mengkerutkan keningnya bingung. Siapa yang takut? Bagaimana istrinya bisa mengambil kesimpulan bahwa dirinya takut. Dia tentu saja tidak takut, hanya saja suasana ramai seperti ini entah kenapa membuat Arka tidak nyaman.
"Takut apaan Yang? Nggak enak aja Mas di tempat ramai gini."
Farah perlahan Paham, dia juga sebenarnya tidak biasa berada dalam keramain, hanya saja makanan yang di jajarkan di tempat itu membuat dia hanya fokus ke makanan bukan ke yang lainnya.
"Iya Mas Farah tahu, tapi mau beli jajanannya," rengek Farah manja. Untung saja tidak ada yang melihat rengekan Farah, jika saja ada maka Arka tidak akan mengizinkan itu. Rengekan sang istri bisa membuat jantung Arka berirama dag dig dug. Arka tahu bahwa dia sudah terlalu bucin dengan istrinya sendiri.
"Iya iya Yang, kita beli kita beli. Jangan rengek gitu di depan umum gini. Mas nggak ridho ada yang liat ya."
Farah mengang…
Quickie Marriage
QM 47
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments
Santi Arianti
semangat thorr
2020-09-05
0
Susan Hafeeza
selalu jatuh hati sm nove ini
banyak bgt pembelajaran nya 🥰🤗
2020-09-05
1
Rany isbandi
semangat
2020-09-05
0