[Benteng Selatan]
Leon masih tercengan melihat pemandangan dari atas benteng.
"Tidak aku sangka, mereka sangat kuat. Aku terlalu meremehkan kekuatan Paradicone. Apakah pemandangan ini seperti di Castle Nation dulu.?" Kata Leon dalam hati.
"Apa kau sedang memikirkan sesuatu Leon.?" Tanya Kibo dengan penasaran.
"Ah, kau tidak perlu khawatir Kibo." Kata Leon yang masih melihat kebawah benteng dengan tatapan yang tajam.
"Bagaimana Tuan. Apa kau masih ingin disini.?" Kata Cena kepada Leon.
"Komandan, biarkan aku disini sebentar, aku sedang melihat kondisi ini." Kata Leon dengan serius.
"Baiklah. Aku akan kembali kebawah dulu. Joken, jaga para Tuan-tuan ini." Kata Cena yang berjalan turun dari benteng.
"Ah, serahkan padaku." Kata Joken dengan santai.
....
"Kondisi benteng yang hancur, dan tanah berwarna merah. Ini akan menjadi pekerjaan yang panjang. Apa jadinya jika Louktus datang kesini lagi. Sebaiknya aku mengirimkan pekerja kontruksi untuk membangun ulang benteng ini." Kata Leon dalam hati sambil berfikir.
"Komandan, apa aku boleh minta tolong.?" Kata Leon kepada Joken.
"Aah, apa itu.?" Tanya Joken dengan santai.
"Bisakah kuburan itu di berikan batas, dan tanda di atasnya. Sepertinya keluarga mereka sedang menunggu kepulangan mereka. Dan jika mereka tau kalau prajurit itu sudah meninggal. Mereka bisa berkunjung kesini." Kata Leon dengan serius.
"Aah, ituu. Sepertinya tidak bisa kami lakukan. Kami di perintahkan untuk menyembunyikan mayat-mayat itu." Kata Joken dengan santai.
Leon hanya terdiam dengan tatapan tajam. Tangannya mengepal begitu keras. Bahkan ia merasakan kesedihan dari keluarga yang di tinggalkan oleh prajurit yang terkubur.
"Siapa yang menyuruh untuk melakukan itu.?" Kata Leon dengan tatapan tajam.
"Aa, aah. Orang ini sangat menakutkan." Kata Joken dalam hati sambil melihat Leon.
"Tuan, itu perintah langsung dari Dewi Kematian." Kata Joken dengan serius.
Namun, Leon hanya terdiam dan berfikir. "Apa ini yang di lakukan oleh Kibo di benteng barat. Tapi mer…
Legenda Maharaja
Benteng Selatan (2)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 122 Episodes
Comments