Eps 2

" Weehh. Kau gila ya sembarangan main panah panah aja. " Oceh Go Shin Ha.

" Husssst nona.! " Sawol menyenggol Go Shin Ha yang tengah merasa kesal.

" Apa ih, tunggu dulu aku masih mau memarahinya " balasa Go Shin Ha atas kode Sawol.

Salah satu pangeran turun dari kuda dan mendekati Go Shin ha.

" Baru kali ini aku melihat wanita kasar seperti mu dan tak ada sopan santun nya kepada pangeran. " ucap laki-laki tampan bermata bening itu.

  Pangeran itu mendekati nya, Go Shin Ha yang gugup menjauhi nya perlahan.

" Sawol mereka siapa namanya " Bisik Go Shin Ha.

" Kau tidak kenal kami? Hahaha. " pria kecil imut, adalah pangeran ke tujuh. Yang terbahak bahak mendengar kata kata itu.

" Nona kau memang sakit " ucap Sawol khawatir.

" Mohon maaf kan nona saya pangeran Kim Heanjin, nona saya terjatuh dari bukit dan mungkin sedikit sakit. " Lanjut Sawol menunduk memohon maaf.

" Tunggu. Aku tak asing padanya," pangeran ke empat yang menyahut.

" Aahhhhh bukan nya kau putri perdana menteri Hwang hui? " Lanjutnya menebak.

" Pstpst dia siapa lagi sawol? " Go Shin Ha yang bingung dengan keadaan sekitarnya.

" Nona, akan Sawol katakan

Dia pangeran pertama, Pangeran Kim Heanjin

Yang ini pangeran ke empat, pangeran Kim Hyeyeon. Yang tertawa tadi pangeran ke tujuh, adik dari para Pangeran, pangeran Kim Jiwon. Dua pangeran yang di samping pangeran pertama, pangeran ke lima dan ke enam, pangeran Kim Huwan dan kim Hujwan.

Dan itu pangeran yang di sana. " Sawol menunjuk ke arah yang jauh dari para pangeran lain nya " Pangeran ke dua, pangeran Kim Hyeon dia mempunyai anak dan istri." Lanjut Sawol memperjelas.

" Oh, Kalo dia sawol?" Go Shin Ha menunjuk pangeran ke tiga yang tengah mendengar kan kerusuhan.

" Nona jari anda." Dengan cepat Sawol mengibas kan jari telunjuk Go Shin Ha.

" Pangeran ke tiga nona, pangeran Kim Wooseok." Jawab Sawol pelan.

" Ah. " Umpat Go Shin Ha memandang pangeran ke tiga dan di balas senyum an oleh pangeran ke tiga. Go Shin Ha yang merasa malu, membuang mukanya.

" Sudahlah, ayo hyungie kita pulang " pangeran Kim Wooseok yang ingin membubarkan keributan itu. Namun pangeran kim Hyeyeon menghentikan.

" Hyungie, aku baru ingat saat makan malam kemarin bersama para menteri, raja membicarakan pernikahan mu bersama dengan nya " Ucap pangeran ke empat kepada pangeran pertama.

" Apa.! "

" Apa.! "

Tanpa sadar mereka mengucapkan Kata-kata secara bersamaan.

Namun Go Shin Ha dengan cepat menolak.

" Ihhh, ngak banget deh jadi istri pangeran yang jutek, heh hwlek. " Go Shin Ha memanyunkan mulutnya sedikit meledek.

" Bukan nya Raja tau aku pernah bilang padanya beberapa kali aku tak suka menikah, aku akan ke kerajaan, kalian pulang saja ke rumah " Sahut pangeran Kim Heanjin menyela ucapan Go Shin Ha.

Pangeran Kim Heanjin yang tak percaya mempercepat gerakan nya untuk pergi ke kerajaan. Suara langkah lari kuda pun semakin menjauh.

Di susul para pangeran pergi meninggalkan hutan dan kembali ke kediaman masing-masing. Begitu pula Go Shin Ha yang, melanjutkan perjalanan nya kembali ke kediaman perdana mentri Hwang Hui.

" Eh, Sawol mengapa tuan Hwang Hui. Ah maksud ku ayahku ingin menikahkan ku dengan pangeran pertama, bukan kah ada banyak pangeran yang lebih baik, sifatnya juga sangat acuh " Ucap Go Shin Ha sedikit malas dalam perjalanan pulang.

" Itu perintah Raja nona. " Balas Sawol ramah.

" Ahh, itu pangeran ke dua tadi dia selalu menatapku aku jadi risih karenanya " Ucap Go Shin Ha mengalihkan pembicaraan.

" Nona.. Apa kau lupa semua hal? " Tanya Sawol yang terheran.

" Maksud mu? " Balas Go Shin Ha yang juga melontarkan pertanyaan kepada nya.

" Nona setelah pulang aku akan langsung memanggil tabib! " Ucap Sawol bergegas untuk pulang.

" Sawol tidak, bukan begitu. Hey dengarkan aku "

" Nona kau diam saja ini demi kebaikan nona "

Sawol tak menyahuti perkataan Go shin Ha.

 " Sudahlah, apa yang sebenarnya terjadi. Antara Go Ha Ri dan Pangeran ke dua? Mengapa rasanya mereka saling dekat, ahhh pusing, kenapa juga aku harus hidup lagi di jaman ini sih. " Batin Go Shin Ha memaki sembari menendang krikil batu di depan kakinya.

  " Arrgggghhh.. " Helaan nafas panjang Go Shin Ha.

  Di Kerajaan. Pangeran pertama yang terburu-buru menemui raja.

  " Raja. Aku dengar tentang pernikahan ku aku sudah mengatakan itu berkali kali bukan? " Ucap Kim Heanjin langsung menyerang.

" Pangeran pertama. Keputusan ku telah mutlak, pernikahan mu akan berlangsung akhir bulan ini. Aku telah memberi perintah kepada menteri Hwang dan dekrit juga telah menuju rumah menteri " Jawab Raja Taejo tegas.

  " Raja. Tapi.. "

" Kau menolak titah ku? ini keputusan yang terbaik untuk putri menteri Hwang melupakan masa lalu "

" Hah.. Baiklah raja. Aku undur diri "

Pangeran kim Heanjin yang pergi meninggalkan Kerajaan.

" Mengapa harus aku yang menikah dengan nya. " Batin Pangeran Kesal.

...****************...

Sementara itu di kediaman Menteri Hwang Hui.

" Nona. Anda di tunggu tuan di ruang makan, tuan ingin makan malam bersama anda " ucap sosok pelayanan kecil yang berada di ambang pintu.

"Ayah? " Tanya Go shin ha memastikan

"Iya nona"

" Mengapa aku merasa ini tak baik. " Batin Go Shin Ha sedikit cemas..

Go Shin Ha bergegas pergi menemui ayah Go Ha Ri.

" Ayah " Ucap Go Shin Ha sopan.

" Ah.. Nak kau sudah datang, duduk di sini kita makan bersama " Sahut perdana mentri Hwang.

"Iya ayah "

Setelah Menyelesaikan makan.

" Nak. Kau tau kabar itu? Raja sudah memberi titah, dan akhir bulan ini pernikahan mu sudah di tetapkan " Ucap perdana mentri Hwang dengan lembut.

" Ayah. Aku " Sela Go Shin Ha.

" Nak. Ayah tau kau masih kecewa dengan kisah mu dulu, namun jika kau masih ada di sana kau tak akan pernah bahagia. Nak, kau lah yang harus keluar dari sana, ah lagi pula pangeran Pertama dia sangat penyayang, Ayah yakin dia akan menyayangimu, ini Permintaan terakhir ayah nak, " ucap Ayah dari wanita yang di sebut Go Ha Ri itu.

 Go Shin Ha Tak bisa berkata kata. Hanya anggukan yang di perbuat nya

" luka lama apa? Siapa? ada apa dengan Go Ha Ri? Aku harus bertanya kepada sawol." Batin nya yang bergejolak mencari gosip.

 Waktu berlalu dan Go Shin Ha yang masih penasaran dengan masa lalu Go Ha Ri ini, dia ingin menanyakan nya namun semua pelayan termasuk Sawol bekerja keras karena pernikahan pangeran pertama sudah dekat.

 " Semua nya sibuk! Tapi apapun itu aku harus mencari tau! " Tiba-tiba hati kecilnya bersemangat.

" Bagaiman bisa aku hidup dengan pria dingin cuek seperti itu " sambil berjalan mondar mandir di kamar nya. Go Shin Ha memikirkan semuanya.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!