Go Ha Ri yang tidak percaya dengan ucapan Sawol, pergi terburu buru meninggalkan kediaman pangeran Kim Heanjin.
Namun saat akan pergi pangeran Kim Heanjin berpapasan dengan nya.
Go Ha Ri menundukkan badan nya
" Selamat siang pangeran pertaman " sapa Go Ha Ri tanpa melihat hanya menunduk diam menghadapi pangeran Kim Heanjin.
Pangeran Kim Heanjin merasakan ada yang sedikit aneh dengan tingkah Go Ha Ri, namun pangeran tak menggubrisnya dan berlalu pergi.
" Dia tiba tiba menjadi aneh, entahlah " Batin pangeran Kim Heanjin.
Go Ha Ri beranjak pergi meninggalkan kediaman pangeran Kim Heanjin.
Saat tiba di depan kediaman pangeran Kim Hyeon, Go Ha Ri berhenti dan melihat kedalam, terlihat pangeran Kim Hyeon sedang membaca buku.
" Aku masih merindukan nya " Batin Go Ha Ri memalingkan kepalanya.
Saat akan pergi, pangeran Kim Hyeon melihat nya dan menghampiri nya.
" Hari !! " Panggil pangeran Kim Hyeon
Go Ha Ri pun terhenti dengan teriakan lembut yang di lontarkan pangeran Kim Hyeon.
" Ah, kakak pangeran " Balas Go Ha Ri sembari tersenyum.
"Hari, apa kau bahagia bersama hyungie Kim Heanjin? " Tanya pangeran Kim Hyeon.
" Oh, kakak pangeran apa kau merasa begitu? aku selalu menantimu, kakak pangeran jika memang aku harus hidup dengan nya mungkin aku tak bisa membuat senyum lagi di bibirku, " Go Ha Ri menunduk menghilangkan wajah sedih nya itu.
Pangeran Kim Hyeon, memegang tangan nya.
" Hari dengarkan aku, aku akan segera bersama mu, setelah aku memenuhi impian ibuku " Ucap pangeran Kim Hyeon meyakinkan Go Ha Ri.
" Iya kakak pangeran aku selalu menunggu mu " Balas Go Ha Ri.
Namun tak di sangka dari dalam kediaman seorang wanita nampak kesal dengan adegan yang terlihat di depan matanya.
" lagi lagi dia! Lihat saja aku akan mempermalukan mu! " Umpat wanita yang bersembunyi di balik pintu.
Sampai di kediaman menteri Hwang hui
Go Ha Ri masuk dan menemui ayahnya.
" Ayah, Salam " Menunduk anggun.
" Nak, Kenapa kau pulang " Sambut Ayah Go Ha Ri dengan ramah.
"Ayah apa maksud ini semua? Ayah menikahkan ku dengan pangeran pertaman dan itu pun tanpa persetujuan ku. Dan tiba tiba saja aku sudah di rumah pangeran pertama! " Ucap Go Ha Ri namun terputus.
" Nak kau menikah dan melakukan ritual pernikahannya sendiri, ada apa dengan mu? " Ayah Go Ha Ri memotong kata-kata Go Ha Ri.
" Ayah. Aku tidak.. " Ucapan Go Ha Ri terhenti.
" Seperti nya ada yang tidak benar, aku harus mengetahui apa yang sebenarnya terjadi " Batin dan pikiran yang kompak.
" Ayah maafkan Hari, membuat Ayah malu, Hari merindukan Ayah," sembari memeluk Ayah nya.
" Nak, berbahagialah di sana, Ayah akan selalu mendoakan mu "
" Iya Ayah "
Pertemuan singkat Go Ha Ri bersama Ayah nya. Go Ha Ri pulang menuju kediaman pangeran Kim Heanjin.
Namun di depan pintu kediaman mentri, ternyata pangeran Kim Heanjin sudah menunggu nya dengan tandu dan kuda.
" Salam pangeran. " Go Ha Ri membungkukkan badannya.
" Ayo kita ke istana, ibu selir Shawa menunggu " ucap pangeran Kim Heanjin.
Selir Shawa adalah ibu dari pangeran Kim Huwan dan pangeran kim Hujwan
" Baik pangeran pertama " Jawab Go Ha Ri pasrah.
Tandu dan kuda menuju istana.
Di istana juga telah hadir para pangeran dan juga ibu suri beserta para selir Raja.
" Kau Sudah datang pangeran kim Heanjin " Sambut Raja.
" Salam kepada Ayahanda "
Mereka berdua memberi salam
"Duduk lah kalian, kalian pengantin baru, bagaiman keadaan kalian? " Tanya Raja basa-basi.
" Kami baik Ayahanda " jawab pangeran Kim Heanjin.
" Bagus sekali. Go Ha Ri, dia istri pangeran Kim Hyeon. "
Raja menunjuk istri pangeran Kim Hyeon.
" Iya yang mulia, " Go Ha Ri melihat nya dengan senyum.
" Ini permintaan ibu selir Shawa untuk mengadakan pertandingan perkenalan sekaligus mempererat antara suami dan istri.
Lomba memanah akan di adakan lusa. pangeran Kim Heanjin? " tanya Raja.
" Ya? Ayahanda " Jawab pangeran Kim Heanjin kaget
" Kau dan istrimu, akan ikut. " Jelas Raja.
" Baik Ayahanda. " Jawab pangeran Kim Heanjin.
Pangeran Kim Hyeon dan pangeran Kim Wooseok, kalian juga akan mengikuti nya bersama istri istri kalian.
" Baik... Ayahanda!! "
" Baik.. Ayahanda!! "
Kata yang terucap bersama.
Dan terlihat putri Ji Gha.
Putri Ji Gha, dia lah putri mahkota dari kerajaan Jurchen.
mendapati senyum smirk di bibirnya.
" Di sini lah aku akan mempermalukan mu, kau tak bisa memanah, mudah bagiku mengalahkan mu, aku sudah mengenal ibu selir Shawa, dengan baik, beberapa perhiasan dan semua itu aku yang melakukan nya " Batin putri Ji Gha.
Pagi itu saat Go Ha Ri pergi menemui Ayah nya, putri Ji Gha juga pergi menemui ibu selir
" Ibu selir, Ji Gha menghadap"
" Ahh.. Ji Gha lama kau tak kesini,"
" Ibu selir, Ji Gha membawa permata khas Jurchen, hadiah untuk ibu selir "
Meletak kan permata di atas meja.
" Ini cantik Ji Gha, terimakasih "
" Emm... Ibu selir, sudah lama tidak mengadakan pertandingan panah, aku sudah lama tak melakukan nya,"
" Oh.. Tentu Ji Gha, aku akan meminta nya kepada Raja "
"Terimakasih ibu selir, "
Singkat cerita.
_________
Pangeran Kin Heanjin dan Go Ha Ri pergi dari istana menunju kediaman, sesampai nya di kediaman.
" Kau bisa bermain panah? " tanya pangeran Kin Heanjin.
"Tidak pangeran pertama,"
" Haaa, baiklah aku akan mengajarkan mu setiap sore "
"Iya" jawaban singkat namu terpaksa
Malam itu, pangeran Kim Heanjin tak tidur di kamar dia berada di ruang baca.
dan Go Ha Ri yang sudah tertidur, tiba tiba berjalan menghampiri pangeran kim Heanjin di ruang baca.
langkah kaki pelan badan yang sempoyongan dengan mata yang setengah tertidur, masuk ke dalam ruang belajar.
"Hari apa " ucap pangeran Kim Heanjin.
Namun sebelum pangeran selesai bertanya Go Shin Ha sudah membuat bahu pangeran sebagai sandaran.
" Miko, kenapa kau selingkuhin aku.. Huhu, aku kerja keras buat kamu tau gak sih,, huhu " menangis di pundak pangeran kim Heanjin.
" Go Ha Ri...!!"
" Aaaa... Huhu jahat banget kamu.. Huhu"
" Go Ha Ri bangun lah,"
" Go Ha Ri..!! " teriak pangeran Kim Heanjin yang kesal.
"Aahhhh.. Ya kak? Kenapa.. " Terkejut hingga terbangun dari tidur nya.
" Ahhh... Aku masih di Joseon? Hahh " Gumam Go Shin ha tiba-tiba
" Ahhhhhh!!!!! " Go Shin Ha berteriak sambil terkejut melotot saat melihat seseorang yang sedang berada di samping nya.
" Kau..? Kau ngapain disini...! " ucap Go Ha Ri sambil menujuk-nunjuk
" Harusnya aku yang bertanya.. Apa sakit mu parah hingga kau tidur berjalan?, "
"Haaa tidak, itu ... aku pergi dulu" dengan cepat Go Shin ha berdiri bergegas pergi.
" Tunggu kau tidak lupa dengan latihan besok kan?" tanya pangeran Kim Heanjin.
"Latihan apa.. ?"
" latihan panah "
" Latihan panah? Kapan ? Apa? Ada yang aneh lebih baik iya kan saja dulu " Batin Go Shin Ha yang bingung
" Aah.. Itu baiklah, " Pergi meninggalkan ruang belajar.
"Hemmmmm, "
Pangeran Kim Heanjin yang menggelengkan kepalanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 42 Episodes
Comments