Sesekali aku masih menangkap basah Tisa sedang memperhatikanku.
Tapi aku pura-pura nggak tahu aja. Biar dia puas liatin aku.
Siapa tahu kalau dia natap aku terus, lama-lama dia bakal kecantol.
Tiba-tiba aku merasa ingin buang air kecil. Membuatku mau tidak mau harus beranjak dari pandangan es batu.
Sabar ya es batu, sebentar lagi matahari bakal balik lagi kok!
Pamitku dalam hati ke Tisa yang sok-sokan tak melihatku. Padahal jelas-jelas ujung matanya mengekori kepergianku.
Ketika sudah selesai dan sedang mencuci tangan di wastafel toilet, aku sedikit merapikan tatapan dasi dan juga rambutku.
"Ternyata saran Indah untuk mencukur kumis itu sangat berguna! Buktinya dari tadi Tisa merhatiin aku terus!"
Aku tersenyum ke bayangan di cermin.
Tring!
Hpku berbunyi tanda pesan masuk.
[ Mas aku ada di bawah sekarang. ] itu isi pesan Tiwi.
[ Bawah mana? ] tanyaku.
Tak berselang lama, balasan Tiwi kembali masuk.
[ Ya di kantor Mas lah! ]
[ Loh Wi, ngapain kamu ke sini?! Kamu kan lagi hamil besar? Kalau memang kamu mau kesini, harusnya kamu hubungi aku aja. Biar aku jemput kamu! ]
Tak ada lagi balasan dari Tiwi.
Aku gegas keluar dari toilet dan berniat turun ke bawah. Tapi ternyata Tiwi sudah ada di lantai atas.
Tiwi dengan dress warna putih yang bercorak polkadot itu sedang berdiri tak jauh dari ruangan fotokopi.
Gegas aku menghampirinya.
"Harusnya Bumil itu istirahat di rumah! Ngapain capek-capek datang ke kantor?!" Kucubit hidung Tiwi yang mancung itu.
"Kamu udah nggak pernah pulang. Aku kangen. Makanya aku ke sini!" sahut Tiwi. "Aku juga bawain makanan kesukaan kamu!" dia mengacungkan rantang yang ada di tangannya.
"Kenapa repot-repot bawain makanan segala sih?" Aku meraih rantang itu dari tangan Tiwi.
"Yuk masuk ke ruangan Mas!" Aku menuntun Tiwi masuk ke ruangan kerjaku.
Sekalian aku juga ingin mengenalkan Tiwi pada Tisa.
"Kamu kesini sama siapa? Dewo tau kalau kamu kesini?"
"Tau kok. Malah aku diantar dia tadi!"
"Kok dia nggak mampir kesini dulu?"
"Maunya s…
KISAH DI KOS-KOSAN CAMPURAN VERSI ANDRI
Ada Rasa?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 96 Episodes
Comments