Saat tengah asik-asiknya memandangi Tisa, Indah tiba-tiba menoleh padaku. Mulutnya mangap-mangap kayak ikan yang lagi jalan-jalan di daratan.
Dia ngode sesuatu. Tapi aku kan nggak paham bahasa ikan.
"Apa?!" tanyaku tanpa suara.
Tapi lagi-lagi Indah malah tetep cosplay ikan nyanyi.
Dia melotot jengkel karena aku tak juga kunjung mengerti.
Mau bagaimana lagi, aku kan belum belajar bahasa ikan.
"Duhhh, harusnya tadi aku ngikat rambut dulu sebelum memasak!" Indah berakting merasa risih dengan rambutnya.
Tapi mulutnya monyong-monyong ke Tisa.
Setelah mendapat pencerahan, aku pun mengerti apa maksud dari Indah. Dia ngode kalau Tisa merasa risih dengan rambutnya yang digerai. Apalagi sekarang lagi masak.
"Sini, biar aku ikatin rambut kamu!" Aku bangkit dan meraih rambut Indah.
"Lain kali, jangan pakai bahasa ikan! Kakak belum mempelajarinya!" bisikku sembari mengambil ikat rambut yang disodorkan olehnya.
"Aish! Siapa yang pakek bahasa ikan?!" Indah ngedumel kecil.
Aku melirik ke Tisa yang ternyata sedang melihat ke arah kami. Tapi sejurus kemudian dia langsung membuang muka ke arah lain.
Jiah, cemburu dia. Makin senang aku liatnya.
Diam-diam Indah melepas gelang hitam yang ada di tangannya dan menyodorkannya padaku.
"Buat apa?" bisikku.
"Ikat rambut Kak Tisa pakai ini! Kenapa Kakak nggak peka banget sih?! Dari tadi itu Kak Tisa udah ngerasa risih dengan rambutnya itu!"
Segera aku mengambil gelang hitam itu dan memakaikannya di lenganku sendiri.
Tiba-tiba aja hp Indah bunyi.
"Ndah, hpmu bunyi tuh!" seru Mama.
"Sebentar ya, aku angkat telfon dulu," ucap Indah kalem.
Hampir saja aku kelepasan tertawa mendengar nada bicara Indah yang berbanding terbalik dengan yang biasanya.
"Titip ayamnya ya Sa," ucap Indah dengan kalem lalu keluar dari dapur.
"Ndri, Mama mau anterin teh buat Papa. Titip saus kolokenya sebentar ya. Aduk terus, jangan ditinggalin!" tiba-tiba Mama ikutan keluar dari dapur.
Sepertinya mereka sengaja meninggalkanku berdua dengan Tisa.
Ini tak ada di…
KISAH DI KOS-KOSAN CAMPURAN VERSI ANDRI
Bahasa Ikan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 96 Episodes
Comments