...****************...
Ceklek.
Pak Elvan keluar dari bilik ruang Bk. Ia membawa map merah dan menghampiri siswi yang berkelahi hari ini.
Pak Elvan duduk menghadap ke-empat siswi itu, dengan kepala yang menggeleng geleng masih tidak menyangka bahwa murid dari para donatur sekolah ini membuat masalah dan telah menjadi contoh yang tidak baik bagi murid lain.
Pak Elvan mengeluarkan kertas selembar dari map lalu menyodorkannya di hadapan meja Adzkiya. "Silahkan di isi datanya."
Adzkiya mengangguk, ia mengeluarkan pena dari saku bajunya.
Cekrek.
Adzkiya menekan pena tersebut, ia menarik kertas di atas meja dan mulai mengisi kertas tersebut.
Begitu juga dengan Yesa, Letta dan Azrina yang juga mengisi kertas tersebut.
"Adakah rasa kecewa kalian dengan apa yang telah kalian perbuat pagi ini?." tanya Pak Ervan yang menatap ke-empat siswi yang sedang menulis.
"Tidak." jawab Adzkiya dengan tegas dan singkat.
Yesa melirik Adzkiya, ia juga tidak mau kalah walau sangat gugup dengan apa yang terjadi hari ini.
"Tidak sama sekali." ujar Yesa yang berbohong karena ego nya.
"Kalian berdua?." tanya pak Ervan yang menatap ke arah Letta dan Azrina.
"Emmm, kami disini ikut saja pak." jawab Letta dengan sangat gugup.
"Iya pak, ka-kami begitu lah." ujar Azrina yang menunduk.
Pak Ervan mendengkus sudah ia tebak mereka itu hanyalah kacung Yesa, mereka itu lemah. "Cih! kalian berdua itu tak punya nyali tapi bergaya jago berkelahi."
Azrina dan Letta terus menunduk, entah harus malu atau takut.
"Sudah?." tanya pak Ervan.
Adzkiya mengangkat kepala nya, dan mengangguk sembari menyodorkan kertasnya ke atas meja dan disusul ke-tiga Yesa, Letta dan Azrina.
Pak Elvan membaca informasi yang telah mereka isi. "Sesuai dengan peraturan sekolah hari ini kalian harus panggilan orang tua."
Seketika Yesa, Letta dan Azrina menjadi panik. "Pak jangan begitu lah, kami janji deh tidak akan berkelahi di sekolah. Lagi pula ini bukan asli kesalahan kami!." ucap Yesa yang tidak terima.
"Betul Pak, lagi pula lihat kami…
Adzkiya
27
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments
Syaakira Cantik
sungguh aku kecewa dgn sikap Rasya aku juga org tua dari remaja pria SMK. masalah itu pasti ada tergantung bagaimana menyikapi nya ajak anak berdiskusi,bicarakan baik"apa penyebab nya dan bagaimana solusi nya Rasya jgn malah cenderung menghakimi anak.ingat itu anakmu darah daging mu dia tak pernah tau akan hadir di keluarga seperti apa dan rahim siapa org tualah yg harus lebih memahami jgn karna istrimu gila kamu ikutan gila juga.😡😡😡
2022-10-08
2