...****************...
Karla menghentikan mobilnya, kini sudah sampai di depan rumah Yesa. Sekian lama waktu yang ditempuh untuk sampai, Adzkiya dan Karla harus menanggung raa pegal pegal akibat terlalu lama duduk karena terjebak macet. perjalanan yang seharusnya hanya 30 menit sudah sampai, kini memakan waktu lebih dari satu jam.
Adzkiya membuka pintu mobil dan melangkahkan kaki nya keluar, begitu juga dengan karla. Mereka sudah di sambut Aurel di teras rumah.
"Alhamdulillah! akhirnya ya Allah. Akhirnya dateng juga. Lama banget." kata Aurel yang sudah bosan menunggu.
Adzkiya terkekeh melihat ekspresi mereka yang seperti jengkel. Tapi hey, apakah mereka lupa bahwa disini yang benar benar dibuat jengkel adalah Adxkiya dan Karla. Malah mereka seharusnya bersyukur karena hanya menunggu di rumah saja. Mereka tidak membayangkan jika menjadi Adzkiya dan Karla yang harus terjebak macet, dengan suasana yang rusuh dan berisik. Polisi udara dimanaa mana, debu bertebaran dimana mana.
"Iya Alhamdulillah. Tapi mending tu kalian ya nunggu di rumah. Coba aku dan Adzkiya seperti mau pingsan rasanya terjebak macet, yang lama." gerutu Karla yang tidak Terima.
"Iya nih, kalian kira enak terjebak macet. Lihat ni kaki rasanya pegal banget, ni pinggang mau encok kelamaan duduk."
"Eh, Adzkiya udah sampe. Ayo masuk. Aurel ini aneh, bukannya di ajak masuk malah di omelin." Yesa malah balik mengomeli Aurel.
Karla berjalan di depan Aurel, ia menjulurkan li dah nya. "Wleee".
Aurel yang tidak Terima menjadi mengikuti Karla, " Iih Karla apa apaan sih."
Adzkiya dan Yesa hanya menggeleng kan kepalanya, sudah cukup kepalanya sakit karena bunyi klakson yang terus bersautan di jalanan tadi. Untuk di rumah ia tidak mau mendengar ocehan yang membuat sakit kepala.
"Kami duluan." ucap Yesa dan Adzkiya yang berjalan masuk mendahului Karla dan Aurel.
Karla mendelik pada Aurel, "Ilih, lagi pula salah siapa ngomel, ni ya aku sama Adzkiya itu udah berusaha tapi hasilnya tetap terjebak macet. Emang enak duduk…
Adzkiya
54
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments
Mei
Tetap semangat
2022-11-15
1