Menghibur di Tenda Pengungsian

"Bisa, Fatir," jawab Fathan singkat.

Fatir tidak ingin berdebat denganku dan Fatir saat ini dan kami juga tidak ingin hanya menutup mata kami disaat semua orang membutuhkan bantuan.

"Semangat sayang," ucap Fathan lembut namun masih bisa ku dengar.

"Terima kasih, Sayang."

tersenyum kepadaku dan senyum itu sudah cukup membuatku merasa senang, karena saat ini Fathan sudah tidak marah lagi kepadaku.

Hujan semakin deras mengguyur bumi Tuah

Basamo, tidak ada tanda-tanda akan mereda dan tidak tahu kapan akan berhenti. Kami semua merasa sangat kedinginan dan kelaparan di tenda ini.

Fatir saat ini tengah asyik mendongeng untuk anak-anak, bercerita dan menghibur anak-anak agar perasaan mereka menjadi lebih baik. Sementara aku, aku duduk melamun dalam kebisuan sembari memandang hujan. Aku merasa sangat lapar dan perutku terasa sangat sakit. Tidak ada lapar tapi sepertinya aku juga masuk angin karena memakai pakaian basah yang kering di badan ini.

Aku benar-benar sangat kedinginan, tapi tidak ada yang bisa aku lakukan kecuali menahannya. Kemudian mataku tertuju pada kekasihku, Andre saat ini sedang menghibur ibu-ibu separuh baya dan lanjut usia, lelaki tampan itu menyanyikan lagu-lagu untuk menghibur para orang tua. Suara Fathan terdengar sangat merdu hingga menghipnotis setiap orang yang memandang dan mendengarkan penampilannya. Ya, setahuku Fathan memang aktif dalam kegiatan seni, ia adalah vokal di grup band-nya.

Selang beberapa menit kemudian, aku kembali menatap langit, sekarang langitnya sudah mulai cerah, hujan mulai mereda, tapi sepertinya hari sudah mulai sore. Namun, belum ada juga bala bantuan yang datang ke kampung kami, tidak ada jaringan handphone dan listrik juga masih padam.

"Fatimah, karena hujannya sudah reda, aku ingin ke luar sebentar. Aku ingin mencari makanan untuk kita semua, aku ingin mencari bala bantuan karena aku tidak ingin kita yang berada di sini semuanya kelaparan dan kedinginan," ucapan Fathan yang datang menghampiriku setelah selesai menghibur p…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
1 Bencana Alam
2 Takut Kehilangan
3 Mengungsi di Tenda
4 Rumah Allah Berdiri Kokoh
5 Berbagi Kala Susah
6 Indahnya Berbagi
7 Mencari Ayah dan Bunda
8 Belahan Jiwaku Telah Tiada
9 Hatiku Hancur!
10 Tinggal Sebatang Kara
11 Hidup Serasa Mati
12 Kemarahan Fatir
13 Menghibur Pengungsi
14 Bantuan Datang
15 Membantu Sesama
16 Indahnya Berbagi dan Memberi
17 Panggil Aku Fatimah
18 Berbagi Dengan Seksama
19 Memiliki Ibu
20 Rindu Ayah Bunda
21 Memikirkan Fathan
22 Bertemu Fatir
23 Akhirnya Fathan Datang
24 Menikah?
25 Menghibur di Tenda Pengungsian
26 Trauma Healing
27 Jangan Menyerah
28 Saling Bahu Membahu
29 Berbagi Kala Susah
30 Belahan Jiwaku Telah Tiada
31 Hatiku Hancur!
32 Kemarahan Fatir
33 Menghibur Pengungsi
34 Bantuan Datang
35 Membantu Sesama
36 Indahnya Berbagi dan Memberi
37 Panggil Aku Fatimah
38 Berbagi Dengan Seksama
39 Memiliki Ibu
40 Rindu Ayah Bunda
41 Memikirkan Fathan
42 Bertemu Fatir
43 Akhirnya Fathan Datang
44 Menikah?
45 Menghibur di Tenda Pengungsian
46 Trauma Healing
47 Jangan Menyerah
48 Saling Bahu Membahu
49 Bantuan Pemerintah Datang
50 Lebih Dekat Dengan Presiden
51 Rezeki Tak Berpintu
52 Tuhan Maha Baik
53 Seminggu Pasca Gempa
54 Berbagi Ice Cream
55 Kampung Tenda
56 Alhamdulillah Ada Tenda
57 Berkunjung ke Makam
58 Kerinduan Terdalam
Episodes

Updated 58 Episodes

1
Bencana Alam
2
Takut Kehilangan
3
Mengungsi di Tenda
4
Rumah Allah Berdiri Kokoh
5
Berbagi Kala Susah
6
Indahnya Berbagi
7
Mencari Ayah dan Bunda
8
Belahan Jiwaku Telah Tiada
9
Hatiku Hancur!
10
Tinggal Sebatang Kara
11
Hidup Serasa Mati
12
Kemarahan Fatir
13
Menghibur Pengungsi
14
Bantuan Datang
15
Membantu Sesama
16
Indahnya Berbagi dan Memberi
17
Panggil Aku Fatimah
18
Berbagi Dengan Seksama
19
Memiliki Ibu
20
Rindu Ayah Bunda
21
Memikirkan Fathan
22
Bertemu Fatir
23
Akhirnya Fathan Datang
24
Menikah?
25
Menghibur di Tenda Pengungsian
26
Trauma Healing
27
Jangan Menyerah
28
Saling Bahu Membahu
29
Berbagi Kala Susah
30
Belahan Jiwaku Telah Tiada
31
Hatiku Hancur!
32
Kemarahan Fatir
33
Menghibur Pengungsi
34
Bantuan Datang
35
Membantu Sesama
36
Indahnya Berbagi dan Memberi
37
Panggil Aku Fatimah
38
Berbagi Dengan Seksama
39
Memiliki Ibu
40
Rindu Ayah Bunda
41
Memikirkan Fathan
42
Bertemu Fatir
43
Akhirnya Fathan Datang
44
Menikah?
45
Menghibur di Tenda Pengungsian
46
Trauma Healing
47
Jangan Menyerah
48
Saling Bahu Membahu
49
Bantuan Pemerintah Datang
50
Lebih Dekat Dengan Presiden
51
Rezeki Tak Berpintu
52
Tuhan Maha Baik
53
Seminggu Pasca Gempa
54
Berbagi Ice Cream
55
Kampung Tenda
56
Alhamdulillah Ada Tenda
57
Berkunjung ke Makam
58
Kerinduan Terdalam

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!