"Sayang...papa akan meeting disana, kamu tunggu disini ya..." titah Zero menunjuk meja nomor 108 tempat ia akan mengadakan sebuah pertemuan dengan salah satu klien nya.
"Hm...semangat kerjanya pa..." sahut Yani.
"Terima kasih sayang...muachhh" Zero mencium kening Yani kemudian berlalu menuju meja 108.
Yani memilih memainkan ponsel pintar miliknya, setelah Zero meninggalkannya untuk mengurus pekerjaan. Sedang asik memainkan ponsel, seorang pria asing berperawakan tinggi tak sampai 180cm menegurnya.
"Honey...you here?" Sapa pria bule dengan tinggi hanya 170 cm.
"Bobby...???" Pekik Yani shock.
"Aku rindu kamu..." ucap pria bule berkewarganegaraan Australia itu sembari memeluk Yani.
"Lepas!!! Aku sudah bersuami!" Yani mendorong kuat tubuh pria asing itu.
"Aku masih sendiri sampai saat ini tapi kamu sudah menikah lagi?" Ujar Bobby si pria asing yang menegur Yani.
"Iya...maka dari itu...aku mohon...pergilah..." sahut Yani.
"Aku masih mencintaimu..." ucap Bobby.
"Maaf...tapi aku mencintai suamiku" ujar Yani.
"Dimana suamimu? Apa dia ada disini?" Tanya Bobby menatap sendu.
"Dia..." Yani melirik ke arah Zero.
"Apa dia suamimu? Pria itu? Bisa-bisanya dia meninggalkanmu disini sementara dia berbicang akrab dengan seorang wanita" kata Bobby.
"Itu bukan urusan kamu!" Kata Yani mendelik marah.
"Aku tidak percaya pria itu adalah suami kamu, dia terlihat seperti seorang bos besar, sekalipun dia adalah suami kamu, kenapa dia menyembunyikan keberadaan kamu dari rekan-rekan bisnisnya?" Bobby mengeraskan rahang nampak sekali kemarahan dari guratan alis nya yang mengkerut.
"Apa kamu pikir aku tidak layak bagi dia?" Sentak Yani berkaca-kaca.
"Bukan begitu hanya..."
"Sayang..." panggil Zero sembari melangkah perlahan menghampiri Yani.
"Apa anda suami Yani?" Tegur Bobby.
"Iya..." jawab singkat Zero.
"Suami mana yang tega meninggalkan istrinya menunggu seperti ini sedangkan anda asik mengobrol santai disana?" Cibir Bobby.
"Aku bekerja untuk istri ku...apa itu menjadi masalah?" Sahut Zero.
"…
Istri kontrak
Bertemu masa lalu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 34 Episodes
Comments