Edwin membuka pintu kamar Vladine, terlihat ia sedang membawa buah-buahan dan sepiring nasi goreng.
"Oi gadis, aku sudah memasak nasi goreng sesuai dengan resep Aiden, kau akan menyesal jika tidak mencobanya," ucap Edwin.
Tetap tidak ada jawaban dari Vladine. Gadis itu tetap tidur dan menyelimuti seluruh badannya.
"Apa kau marah? Tadi aku hanya mengerjaimu," bujuk Edwin.
Karena tetap tidak ada jawaban, akhirnya Edwin menarik selimut Vladine. Dan ternyata itu hanyalah sebuah guling.
"Sialan, dia mengelabuiku," gumam Edwin.
Edwin menatap seluruh ruangan, ia melihat jendela kamar Vladine yang terbuka. Dengan segera menghampiri jendela itu.
"Bagaimana dia bisa keluar dari tempat setinggi ini," batin Edwin.
Ia langsung turun ke bawah untuk memastikan bahwa Vladine masih ada di sekitar Istana.
"Ck.. aku sama sekali tidak menemukan tanda-tanda keberadaannya," gumam Edwin.
Edwin melihat Celio yang masih merokok di taman, dan menghampirinya.
"Kau di sini dari tadi?" tanya Edwin.
"Iya," jawab Celio singkat.
"Apa tadi kau melihat Vladine?" tanya Edwin panik.
Sesaat tidak ada respon dari Celio, ABG itu menghisap kuat rokoknya dan membuang asapnya dengan kasar.
"Gadis itu, dan apapun urusan kalian dengannya, tidak ada hubungannya denganku," jawab Celio dingin.
Setelah mengatakan itu, Celio mematikan rokoknya, lalu berdiri meninggalkan Edwin yang mematung di sana.
"Ada apa dengannya, kenapa dia sangat sensitif sekali hari ini," batin Edwin terheran-heran.
"Aku harus menemukan gadis itu, sebelum Aiden datang," gumam Edwin.
***
Aiden turun ke dunia manusia, ia terus memantau pergerakan di sekitar rumah Vladine.
"Baguslah, belum ada yang menyadari kalau Vladine di culik," batin Aiden.
Deg!!. deg!!.. Tiba-tiba dada Aiden berdebar kencang.
"Apa lagi yang terjadi pada gadis bodoh itu," gumam Aiden.
Merasa ada yang tidak beres, Aiden langsung menghilang dan muncul menembus air terjun. Namun saat ia melewati lembah, ia merasakan keberadaan Vladine.
"Tidak mungkin," batin Aiden.
Insting v…
Tawanan Vampir
Penjara Surga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 28 Episodes
Comments