Merasa tubuh Vladine melemas, Celio melepas taringnya dari leher Vladine. Gadis itu terlihat sangat pucat. Lalu Celio menopang tubuh Vladine yang hampir merosot.
Ia hampir kehabisan darah dan kehabisan akal. Menghadapi takdir yang sedang mempermainkannya.
"Pasti semua ini hanya mimpi," gumam Vladine.
"Bertahun-tahun aku berusaha untuk melupakanmu, menahan diri untuk tidak menemuimu, lalu tiba-tiba kau ada disini, tahukah kau, aku hampir gila saat itu," jawab Celio Frustasi.
"Maaf, aku juga tidak tahu kenapa aku bisa ada disini," ucap Vladine.
"Bisa kah kau menjelaskan padaku? Aku benar-benar tidak bisa memahami semua ini," pinta Vladine.
Tiba-tiba pengelihatan Vladine mulai kabur, kesadarannya perlahan mulai hilang. Dan dia pingsan dalam pelukan Celio.
"Mungkinkah aku menghisapnya terlalu kuat," batin Celio.
Pria itu merebahkan Vladine di sofa milik Haidar. Lalu merapikan kembali barang-barang yang berantakan karena gadis itu.
Setelah semuanya beres, Celio menggendong Vladine menuju kamar pribadinya. Dan merebahkannya di atas ranjang miliknya.
Dengan malu-malu, tangannya meraih kancing baju gadis itu, membukanya satu persatu.
Setelah Celio berhasil melepas baju Vladine, lalu ia menggantinya dengan piyama tidur. Dengan telaten mengompres bagian-bagian tubuh gadis itu yang membengkak karena di hisap darahnya.
"Diantara milyaran wanita di dunia ini, kenapa harus kau yang menjadi tumbal, Vladine?" batin Celio.
Celio menunggu Vladine sadar, hingga ketiduran di samping gadis itu.
Cukup lama Vladine tidak sadarkan diri, sampai akhirnya ia terbangun, dan mendapati tangannya sedang di genggam oleh Celio.
Tidak ada yang aneh, hingga sampai ia merasa ada sesuatu yang berbeda di tubuhnya.
"Aaaaaa!!" Vladine berteriak. Hingga membuat Celio terbangun.
"Ada apa?" tanya Celio panik.
Vladine melihat pakaiannya sudah ganti, dan ada beberapa kain kompres di beberapa titik tubuhnya. Leher, dada, dan paha.
"Kenapa kau mengganti pakaianku!" protes Vladine. Ia malu dan menutupi tubuhnya…
Tawanan Vampir
Kabur Dari Istana
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 28 Episodes
Comments