Dini hari Rahma membuka matanya perlahan tangannya terasa berat dengan perlahan Rahma melihat ada Alven yang tengah tidur dengan tangan menggenggam tangan Rahma
Rahma menarik tangannya dengan perlahan dan menutup mulutnya..
"aku ingin muntah "kata Rahma dalam hatinya
"Rahma kamu sudah bangun "tanya Alven dengan senyum merekah
"kamu mual sini keluarkan disini"kata Alven sambul menyodorkan kantung muntah dengan terpaksa Rahma mengeluarkan isi perutnya di sana
Alven mengambil tissu berniat mengusap bibir Rahma namun ditolak oleh Rahma
"Rahma bisa sendiri"kata Rahma mengambil tisu ditangan Alven dan mengusap bibirnya sendiri
"kalau begitu sekarang makan ya.."kata Alven dengan lembut
"tidak kata Rahma kemudian berbaring membelakangi Alven
"aku hamil "kata Rahma dalam hatinya mengusap perutnya yang masih rata dan air mata berlinang
"Rahma dengarkan aku ..kamu belum makan apa apa dari tadi siang sekarang makan setelah itu minum obat"kata Alven menyentuh pundak Rahma tapi Rahma menghindar
Alven membuang nafas kasar
"sekarang apa maumu Rahma ?tanya Alven tapi Rahma tidak menjawab
Rahma kembali mual dan mengeluarkan isi perutnya kedalam kantong muntah yang ada disampingnya..
"minum ya Rahma"kata Alven lembut ..
"tidak pergi dari sini Rahma ingin sendiri"kata Rahma tanpa melihat Alven
"Rahma maafkan aku Rahma aku mohon..
aku akan berubah aku janji "kata Alven
"Rahma ingin sendiri kak apa kakak tidak mendengar Rahma..kalau kak Alven tidak mau pergi biar Rahma saja yang pergi"kata Rahma dengan terisak
"oke baik baik aku keluar"kata Alven kemudian keluar dari ruang kamar Rahma
setelah Alven pergi Rahma duduk dan kembali terisak
"kenapa aku harus hamil disaat seperti ini aku tidak mau aku tidak siap untuk hamill"kata Rahma menutup wajahnya dengan kedua tanganya..
"Rahma tidak sanggup seperti ini buu..Rahma tidak mau "kata Rahma air matanya tidak berhenti keluar dari kedua pelupuk matanya..
"aku ingin pergi saja bu aku ingin ikut dengan kalian "kata Rahma setengah berteriak
lagi la…
Cinta Untuk Rahma
rumah sakit 2
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments