Alven membatu diam seribu bahasa mendengarkan Rahma
"kenapa kenapa kak Alven diam ??"kata Rahma dengan air mata yang sedari tadi dia tahan..
Alven duduk didepan kaki Rahma dan mengenggam tangan Rahma
"maafkan aku Rahma maafkan aku janji aku akan berubah aku akan menyangimu Rahma..
aku memang bodoh Rahma aku bodoh sudah menyianyiakanmu aku mohon maafkan aku "kata Alven lirih
"berdiri kak jangan seperti ini"kata Rahma namun Alven tetap duduk
"aku bukan tidak ingin memaafkan kak Alven tapi Rahma butuh waktu untuk menyembuhkan luka jati Rahma "kata Rahma Alven mendongak mamandang Rahma
"terimakasih Rahma aku akan berusaha membuatmu bisa memaafkanku"kata Alven
Rahma hanya diam tidak menjawab Alven
Rahma akhirnya ke toilet sendiran meski masih ada rasa sakit diperutnya namun Rahma tetap berusaha sendiri..
Sampai ditoilet Rahma menangis sejadi jadinya..
"kenapa dengan nasipku kenapa nasip seakan mempermainkanku..apa yang harus aku lakukan apa benar kak Alven akan berubah atau dia hanya menghiburku saja "kata Rahma sambil terisak
"aduh kenapa aku tiba tiba pusing"
"brukk"Rahma pingsan didalam kamar mandi
"Rahma Rahma buka pintu suara apa itu Rahma"Alven memanggil Rahma karena mendengar sesuatu namun tidak ada jawaban
dengan terpaksa Alven mendobrak pintu toilet dan melihat Rahma yang tergeletak dilantai
"Rahma bangun Rahma"Alven langsung mengangkat tubuh Rahma meletakan kembali ke ranjang dan memanggil dokter
dokter kembali memeriksa keadaan Rahma
wajah Alven nampak pucat karena khawatir terhadap keadaan Rahma ..setelah dokter selesai Alven kembali duduk disamping Rahma menggengam erat tangan Rahma
"maafkan aku Rahma maafkan"kata Alven lirih
meski dokter berkata bahwa keadaan Rahma baik baik saja namun tetap saja Ada rasa sakit dihati Alven melihat Rahma yang terbaring diatas Ranjang
entah dari kapan perasaan itu ada yang pasti sekarang ini Alven tidak ingin terjadi apapa dengan Rahma..
sampai larut malam Alven masih terjaga disamping Rahma
perlahan mata Rahma terbuka
Alv…
Cinta Untuk Rahma
ada sakit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
Safni Mardesi
tetap semangat thoor..
2020-11-03
0