Di pesawat yang sudah mengudara beberapa menit lalu. Kal membuka matanya dan mendapati dirinya berada di sebuah kamar mewah, namun tidak terlalu luas.
Wanita itu duduk dan mendapati suaminya masuk ke dalam kamar.
"Sudah bangun?" Ucapnya mendekati Kal.
Memberi kecupan di kening lalu duduk di dekat wanita itu.
"Ini dimana, Mas?" Tanya Kal.
"Di pesawat."
"Kita mau kemana?"
"Pergi."
"Iya, kemana?"
"Rahasia."
Kal berdecak kesal mendengar jawaban suaminya yang sudah kembali seperti semula. Memilih diam dan kembali rebahan, namun Delon malah mengangkat tubuh Kal dan membawanya keluar kamar.
"Mas ... Aku mau di bawa kemana lagi, sih?" Heran wanita itu dengan suaminya yang selalu bertindak tiba-tiba.
"Tidak baik tidur pagi terlalu lama," jawab Delon.
Kal mendengus saat di dudukkan di kursi empuk dan nyaman yang ada di pesawat itu.
"Makanan," ucap Delon yang membuat dua pramugari di sana menganguk sopan.
"Baik, Tuan." Keduanya pergi berlalu untuk mengambil apa yang di inginkan tuannya.
Kal menatap kepergian kedua pramugari itu dengan kedua mata berkedip cepat. Entah apa yang di pikirkan wanita itu saat ini.
"Jangan pandang mereka!" Delon memegang kedua pipi Kal dengan kedua tangannya.
Mengarahkan wajah istrinya ke arah dirinya sendiri.
"Kenapa?" Tanya Kal.
"Hanya Mas yang boleh kamu pandang dalam waktu lama," jawba Delon.
Kedua alis Kal bertaut. "Tapi kenapa, Mas? Memangnya salah kalau aku lihatin orang lain?" Herannya.
"Salah," sahut Delon santai menatap istrinya.
"Salah? Salahnya dimana?" Tanya Kal semakin heran.
"Salahnya kamu istriku, dan hanya aku yang boleh kamu pandang dan memandangi kamu."
Rahang Kal terbuka karena tak percaya dengan pendengarannya. Ah, hampir saja dia lupa kalau suaminya ini pria posessif. Bahkan dengan sesama wanita pun tidak boleh melihat terlalu lama.
Diam dan tidak lagi menyanggah ucapan suaminya. Kal menatap keluar dan melihat pemandangan di bawah sana supaya pikirannya tidak mumet.
Kedua pramugari datang mendorong troli makanan dan minuman. Kal…
Suami Posessif
Bab 40. Pergi bulan madu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Ferdinini kayak nya polos banget ya,, Gak ada itak bisnis, Kalo dia ada otak bisnis pasti dia juga punya otak yg licik dan sikap yg tegas, Karena dlm bisnis di perlukan semua itu,,
2023-08-16
0
Qaisaa Nazarudin
Ciihh ngaku2 nya,, Udah di TALAK 3 juga, Gak sadar kamu,, Pasti sekarang Tuti udah sakit jiwa ya pasti..
2023-08-16
0