"Kamu! Apa yang kamu lakukan di rumahku hah?" Suara lantang yang seperti bentakan itu membuat orang-orang yang sedang makan terlonjak kaget.
Kal yang tadinya sedang bermanja ria dengan mama Asti juga terpaksa menoleh. Di lihatnya Boy yang juga memakai pakaian hitam putih sepertinya.
Berdiri dengan pandangan kaget sekaligus tidak suka dengan keberadaan Kal.
"Apa maksud kamu, Boy? Siapa yang kamu tanyai itu?" Papa Adi bersuara sambil menatap tidak suka anaknya yang di nilai tidak sopan.
Sedangkan Kal memilih acuh dan meneruskan makannya. Mals sekali dia jika harus ribut dengan Boy yang selalu ingin menang sendiri itu.
"Itu, Pa. Perempuan kampungan yang miskin itu kenapa bisa ada di rumah kita? Itu juga kursi aku kenapa di dudukinya?" Boy mendekati Kal dengan kesal.
Papa dan mama yang mendengar kalimat hinaan Boy yang ternyata di tujukan untuk Kal merasa kaget. Sedangkan Delon sudah sangat tidak menyukai adiknya yang berani menghina sang istri.
"Heh perempuan kampungan! Per .."
GUBRAK
Suara kursi yang jatuh dengan kuat membuat semua orang lebih kaget lagi. Bahkan Kal yang sedang mengunyah makanan sampai tersedak saking kagetnya.
Mama Asti dengan cepat mengulurkan air minum untuk Kal.
"Gimana, Nak?" Tanya wanita itu di angguki Kal.
"Makasih, Ma." Kal tersenyum tulus pada emrtuanya yang tentu di balas oleh mama Asti dengan cubitan gemas di pipi Kal.
"Apa-apaan kalian ini? Apa kalian sudah tidak memiliki sopan santu dan tata krama lagi, hah?" Bentak papa Adi marah pada kelakuan kedua anaknya.
Ia paling tidak suka dengan yang namanya keributan di meja makan.
Boy mundur dua langkah dari posisinya di belakang kursi Kal. Bukan karena apa-apa, ia sudah gemetaran melihat tatapan marah Delon. Belum lagi kemarahan papanya yang semakin membuatnya tidak bisa berkutik.
"Ulangi!" Perintah Delon pada adiknya.
Boy hanya diam saja menahan ketakutannya juga kebingungannya akan alasan kemarahan Delon.
"Ma-maksud Mas, apa? Ke-kenapa Mas, ma-marah?" Gugupnya.
"Siapa yang kamu hina?" Tanya D…
Suami Posessif
Bab 50. Pukulan centong
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments