Prajurit itu mengeluarkan pedangnya, berniat menyerang pemuda itu.
"Ha..."
Namun, saat pedang itu melayang, mendekati pemuda itu. Tiba-tiba pedang itu meleleh, dan lelehannya mengenai kaki prajurit itu.
"Akh!!"
Rasa sakit yang luar biasa menghampiri kaki prajurit itu, bahkan terasa menjalar ke seluruh bagian tubuhnya.
Pemuda tadi menghentikan permainan serulingnya, mantap Prajurit itu dengan senyumnya.
"Komandan Baliu, anda seharusnya tidak ada di sini. Seharusnya anda terus menjaga pintu gerbang perbatasan selatan, mengapa sekarang malah berada di sini?"
Pria itu nampak terkejut, "Bagaimana kau bisa tahu identitasku?"
"Ah, benar. Wajar saja anda tidak mengenali saya." Senyum di wajah pemuda itu menghilang, dan aura mencekam keluar dari dirinya.
Tangannya merogoh sesuatu dan mengarahkannya ke depan wajah prajurit yang di panggil Komandan Bailiu itu.
"Anda pasti mengenal token ini, karena salah satu token ini, anda ambil dengan paksa dari tangan Ibunda saya."
Token itu berwarna hijau, dengan gambar harimau putih yang memeluk bunga anggrek emas. Dengan tulisan Mu di bawahnya.
Tubuh komandan Bailiu bergetar hebat, dengan ragu-ragu Komandan Bailiu menatap wajah pemuda di depannya.
Wajah yang begitu sama persis, dengan tuannya yang sudah tak ada.
"Pa-pangeran?"
Pemuda itu tersenyum semakin lebar, yang membuat Komandan Bailiu semakin ketakutan.
"Akhirnya anda menganali saya. Kalau begitu, anda pasti ingat dengan tugas anda bukan? Komandan."
"Itu... Itu..." Komandan Bailiu gelagapan, matanya terus melihat kesana-kemari, menghindari mata pemuda yang di panggil pangeran itu.
Yun Li terdiam, dirinya merasa kenal dengan punggung pemuda di depannya. "Dia..."
Setelah pemuda itu mengikat prajurit yang di panggil Komandan Bailiu, pemuda itu berbalik. "Hallo adik manis, kita bertemu lagi."
"Ah..." Pantas saja, batin Yun Li.
Ternyata dia adalah Mu Qian Wen, pemuda yang baru saja Yun Li temui, tadi.
Qian Wen melebarkan senyumnya, ketika tidak mendapat respon apapun dari Yun Li.
Yun…
Wu Yun Ling
Benarkah?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 81 Episodes
Comments